Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pemkot Tangerang Dianggap Lelet Urus Sungai Cisadane

0 109

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang dianggap lelet melestarikan dan menjaga kebersihan sungai Cisadane. Sejumlah warga mengeluh melihat sungai kebanggaan serta menjadi sumber kehidupan di Kota Tangerang ini sudah tercemar sampah-sampah.

Terlihat disebagian tempat, kondisinya semakin memprihatinkan. Sampah-sampah banyak yang berserakan. Bahkan aroma tak sedap pun menusuk hidung, dan air sungai terlihat berubah warna menjadi keruh.

Dimas salah seorang pelajar di Tangerang mengatakan, sungai cisadane saat ini sudah tercemar. Airnya makin menghitam dan banyak sampah.

“Kondisi aliran kebanggan Kota Tangerang ini sudah tercemar. Airnya makin menghitam dan banyak sampah,” paparnya saat berada di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Jum’at (26/1), Pagi.

Diduga, sampah yang mengotori itu berasal dari pembuangan sisa rumah tangga yang membuangnya sembarangan. Lebih parah kini sudah terkontaminasi dengan limbah pabrikan.

“Banyak limbah-limbah perusahaan yang mencemarkan ini. Pengawasan pemerintahan setempat pun seakan – akan tidak ter lihat,” jelasnya.

Kendati demikian sejumlah kalangan sudah memberikan perhatian terkait pencemaran Sungai Cisadane. Namun, belum mendapat tanggapan dari pemerintah untuk mengambil langkah yang semaksimal mungkin.

Dimas menegaskan, seharusnya pemerintah menambahkan tranportasi air untuk dijadikan sebagai objek wisata. Sampah – sampah ini semakin menumpuk dan tidak ada perbaikan.

“Harusnya pemerintah menambahkan tranportasi air dan dikelola menjadi objek wisata juga. Kami juga minta agar pemerintah memberikan sanksi dan pengawasan dengan tegas yang mencemari ini,” katanya.

Menurutnya pemerintah harus cepat tanggap terkait persoalan tersebut. Harus ada langkah yang konkrit guna melestarikan serta merawat Sungai Cisadane dari kotornya sampah dan pencemaran limbah yang semakin lama pasti bertambah. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...