Sosialisasi Empat Pilar, Hartanto : Modal Penting Berbangsa Bernegara

sosialisasi empat pilar demokrat

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sejak masyarakat Indonesia menikmati kebebasan berdemokrasi pasca tumbangnya rezim Orde Baru 1998, menurut Hartanto Edhie Wibowo anggota MPR/DPR RI Fraksi Demokrat bahwa saat ini nyaris tidak ada diskusi, apalagi sosialisasi empat pilar kebangsaan disebutkannya juga minim.

“Kalau pun ada, sifatnya sangat insidentil dan lebih menonjolkan salah satu dari keempatnya saja. Akibatnya, pemahaman yang dihasilkan pun cenderuing parsial dan partikularistik,” kata Hartanto, dihadapan tokoh masyarakat, dan ratusan masyarakat umum di Kampung Gaga, Larangan Utara, Kota Tangerang saat pembukaan acara diskusi sosialisasi empat pilar kebangsaan, Jumat (14/4/2017).

Yang ada kata Hartanto menegaskan, sosialisasi tersebut sekarang ini tidak utuh dan menyeluruh. Padahal idealnya keempat pilar tersebut dipahami secara gamblang supaya masyarakat Indonesia bisa menerapkannya secara utuh dalam berbangsa dan bernegara.

“Masyarakat harus memandang setiap perbedaan itu adalah tradisi, bahasa, adat-istiadat, etnis dan agama sebagai Kebhinekaan yang harus dihargai dan dilestarikan,” ucapnya menegaskan.

Pasalnya Hartanto beralasan, pandangan semacam ini akan menumbuhkan rasa saling menghormati, menyuburkan semangat kerukunan, serta menyuburkan jiwa toleransi dalam diri setiap individu.

Menjadi penting lantaran sosialiasi empat pilar kebangsaan secara intensif digelar karena sikap intoleransi dan fanatisme berlebihan dalam kehidupan bermasyarakat modern harus segera diakhiri.

“Kita harus sadar, perbedaan yang ada di antara kita sudah melebur dalam semangat kebangsaan, tidak lagi ada halangan supaya menjalin kebersamaan ,” ucapnya.

Belajar dari beberapa kasus yang terjadi belakangan ini, tandas anggota Komisi II DPR RI ini kita giatkan lagi sosialisasi empat pilar kebangsaan sembari berharap sudah saatnya bangsa Indonesia merefleksikan hal tersebut dalam kehidupan nyata. (yuyu)

Disarankan
Click To Comments