Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Penerapan Sistem Online dan Zonasi PPDB Tangsel Dikeluhkan Warga

0 467

penerapan sistem online dan zonasi PPDB

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka — Orang tua siswa yang hendak mendaftarkan anaknya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Tangerang Selatan, masih banyak yang belum memahami dengan sistem Online dan zonasi yang telah diterapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindik) Kota Tangsel pada PPDB tahun ini.

Dimana, kalangan orang tua siswa tersebut mengaku belum memahami mekanisme penerimaan peserta didik baru pada tahun ini. Bahkan, orang tua siswa rela datang ke sekolah untuk menanyakan prosesnya tersebut.

“Saya masih banyak pertanyaan tentang penerapan sistem online dan zonasi ini, maka dari itu kita janjian hari ini mau tanya karena kemarin gak tahu kalau ada sosialisasi dan katanya dilaksanakan pada tanggal 4 Mei kemarin,” ujar  Wiwi saat ditemui di SMPN 11 Tangsel, Selasa (4/07).

Kata Wiwi diterapkannya sistem ini  malah membuat dirinya bingung untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah terdekat karena harus melalui cara online yang masih belum diketahuinya karena minimnya informasi serta sosialisasi dari Dinas terkait.

Apalagi sistem pendaftarannya secara online sendiri tidak dapat diakses.

“Seharusnya paling tidak ada sosialisasi sudah dari jauh hari, jaman sekarang kan banyak juga media untuk sosialisasi biar kita nggak kebingungan dengan sistem PPDB Online dan zonasi ini,” ungkapnya.

Sementara, Taryono PLT Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel mengaku bahwa sistem PPDB Online dan zonasi untuk SMP memang sempat mengalami gangguan. Hal itu terjadi lantaran padatnya sistem migrasi. Namun kejadian itu kata Taryono, langsung mengadakan rapat denfan Dindik dan Kominfo untuk mengatasi hal tersebut.

“Saya tidak memahami betul teknisnya seperti apa mungkin yang menjadi penyebabnya karena banyak yang mengakses, kami sudah melakukan rapat dengan tim. Ya mudah-mudahan  kedepannya tidak ada masalah lagi,” jelasnya.

Menurutnya, sebenarnya penerimaan PPDB dengan menggunakan sistem online dan zonasi tersebut sudah dilakukan uji coba beberapa kali. Langkah ini dilakukan supaya  terhindar dari gangguan atau kendala sistem saat para pendaftar mengakses website PPDB Online seperti yang pernah terjadi pada kasus lain.

“Dalam penerapan sistem online dan zonasi ini Kami telah berkolaborasi dengan dinas Kominfo karena terkait aplikasi, server, dan domain internet. Alhamdulillah lancar. Kami juga telah melakukan uji coba beberapa kali, termasuk hari Sabtu, Senin kemarin dan hasilnya lancar,” pungkasnya. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...