Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Tahun Ini Banten bakal Bentuk 155 Kampung KB

0 262

BANTEN,PenaMerdeka – Pemerintah Provinsi Banten bakal menargetkan pembentukan Kampung KB (Keluarga Berencana) di 155 wilayah kecamatan di Banten. Perda Ketahanan Pangan yang sedang dibahas antara DPRD dan Pemrov Banten disebutkan akan menjadi payung hukum penopang pelaksanaan program KB di Banten.

“Jadi urusan KB ini sesunguhnya bukan cuma urusan menekan jumlah penduduk secara kuantitas, tetapi ini merupakan urusan mencetak SDM yang berkualitas,” kata Wakil Gubernur Andika Hazrumy usai menghadiri pembukaan Jambore PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) & Koalisi Muda Kependudukan Provinsi Banten 2017 di Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, Jumat (28/7) malam.

Jambore yang akan digelar selama 3 hari tersebut diikuti 1000 kader PPKBD se-Provinsi Banten. Diungkapkan Andika, program kampung KB berdampak terhadap kualitas individu karena berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup ibu/perempuan, juga kualitas bayi dan anak.

“Ini kan akan menekan angka kemiskinan dan kelaparan, mewujudkan pendidikan dasar untuk semua, mengurangi angka kematian anak, sampai pada meningkatkan kesehatan ibu,” papar Andika.

Lanjut Andika, Pemprov Banten bersama DPRD saat ini sedang melakukan pembahasan terhadap Rancangan Perda tentang Ketahanan Keluarga untuk dapat disahkan menjadi Perda.

“Dengan Perda tersebut, Pemprov nanti akan punya legal standing untuk membantu memfasilitasi bukan saja program Kampung KB, tapi juga upaya ketahanan keluarga di setiap rumah warga Banten,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, tandas Andika bahwa Pemprov Banten mengapresiasi para kader PPKBD di Banten yang dia sebut sebagai pejuang kemanusiaan.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk kembali menggelorakan program KB setelah sempat agak terbengkalai pasca reformasi.

“Tugas dalam program KB sebetulnya bukan semata soal bagaimana keluarga hanya punya 2 anak, tapi lebih dari itu, mulai dari memberikan pemahaman soal meruginya pernikahan dini, kembang tumbuh anak, hingga pola pengajaran pada remaja agar generasi muda kita tumbuh menjadi generasi muda yang berkualitas,” paparnya.

Pembentukan Kampung KB harus memenuhi kriteria utama yaitu wilayah yang memiliki jumlah keluarga miskin di atas rata-rata tingkat desa/kelurahan dimana kampung tersebut berada, dan jumlah peserta KB di bawah rata-rata pencapaian tingkat desa/kelurahan dimana kampung tersebut berlokasi. (eres)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...