Petugas Gabungan Tertibkan Pemilik Bangli di Batuceper Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polsek Batuceper, dan TNI membongkar dan menertibkan pemilik bangli atau bangunan liar di wilayah Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Senin (28/8/2017).

Pembongkaran tersebut diantaranya di Jalan Mookervart tepatnya di Bantaran kali Daan Mogot depan Ampera dan Jalan Benteng Betawi.

Dari Pantauan di lokasi, sejumlah pemilik bangli tersebut melakukan usaha di atas lahan Negara. “Ada 125 personel gabungan yang kita terjunkan untuk menertibkan bangli di Kelurahan Poris Gaga dan Kelurahan Poris Jaya,” ujar Camat Batuceper, Nurhidayatullah.

Pria yang kerap dipanggil Ayak ini mengatakan, bahwa pemilik bangunan sudah sejak lama diperingatkan, namun mereka tidak mengindahkan.

“Kita sudah berikan waktu tiga minggu untuk diangkut, namun hingga hari ini tidak dipindahkan makanya langsung kita tertibkan,” ujarnya.

Bangunan tersebut terdiri dari bangunan usaha. Bahkan, kata Camat menyebut bahwa pemilik bangli sudah ada sejak 2013 lalu.

“Di Jalan Mookervart ada bangunan usaha valet, sementara di Benteng Betawi ada bangunan usaha Cuci Motor dan warung kopi yang sudah sejak 2013 ada, makanya kita sudah tidak berikan toleransi lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan dirinya akan terus berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Tangerang dan tiga pilar untuk terus menertibkan bangli lain yang ada di wilayahnya.

“Di Jalan Mookervart akan seluruh pemilik bangli kita tertibkan karena ada akses Jalan Daan Mogot 2,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah Poris Jaya, Budi Permana mengatakan tanah negara yang selama ini digunakan oleh bangunan liar akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana masyarakat umum.

“Kita akan bangun untuk Posyandu Cempaka 3, Posko LPM, dan bangunan multifungsi lainnya untuk kepentingan masyarakat umum,” ujarnya.

Dirinya mengatakan telah mengajukan wacana tersebut di anggaran perubahan. Seluruhnya akan digunakan untuk mendukung kepentingan masyarakat Poris Jaya.

“Kita akan gunakan untuk kepentingan masyarakat sekitar, jangan sampai tanah negara ini digunakan untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.

Dua pemilik bangli yang paling parah ini tandas Camat pernah kita mau eksekusi dari 2012 tapi selalu batal. Kita akan evaluasi, ini harus kita jaga, kita akan buat Posko LPM Karangtaruna dan Posyandu Cempaka Tiga untuk kepentingan masyarakat.(ceng)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan