Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pengawasan Taman Kunci Dikomplain, Ini Jawaban Disbudparman Kota Tangerang

0 146

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka -Kelinci dan rumput yang berada di Taman Kupu-kupu dan Kelinci (Taman Kunci) yang terletak di Jalan MH Thamrin, Babakan, Kota Tangerang disinyalir tanpa pengawasan. Akhirnya pengunjung angkat bicara, akibat minimnya pengawasan Taman Kunci sejumlah kelinci mempunyai sifat kanibal.

Tihar Sopian Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Pertamanan (Disbudparma) Kota Tangerang mengaku adanya laporan tersebut menjadi perhatian pihaknya.

“Pengawasan Taman Kunci kepada satwa dan rumput pertamanan menjadi perhatian kami. Kalau rumput kering memang sekarang sedang musim kemarau. Tapi setiap hari kami sudah lakukan penyiramannya,” singkat Tihar menjelaskan kepada PenaMerdeka.com, Senin (4/09).

Untuk menjaga kesehatan delapan Kelinci di Taman Kunci saat ini kata Tihar pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Tangerang.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan masalah kesehatan kelinci. Mereka supaya melakukan pengecekan kesehatan kelinci. Ini salah satu upaya pengawasan Taman Kunci,” pungkasnya.

Seperti diketahui area tersebut memiliki luas sekitar 8000 M2 sejatinya belum lama rampung dibangun Pemkot Tangerang.

Saat peresmian pada Sabtu (24/6/2017) lalu Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengharapkan Taman Kunci bisa menjadi alternatif masyarakat yang ingin liburan secara cuma-cuma.

Kata Walikota pengunjung Taman Kunci bisa melihat koleksi kupu-kupu yang berada di bangunan berbentuk dome yang berada di tengah taman. Bahkan, pengunjung juga bisa bermain bersama dengan kelinci-kelinci yang sengaja dibiarkan lepas di sekitar taman.

Taman ini disebutkan sejak peresmiannya melengkapi 22 taman yang sudah dibangun sebagai salah satu Ruang Terbuka Hijau dan tempat wisata di Kota Tangerang.

Namun sayangnya sejumlah pengunjung sempat melontarkan komplain soal pengawasan Taman Kunci kepada satwa dan tanaman rumput tersebut.

Reni (23) salah seorang pengunjung menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap satwa yang ada di tempat itu. Ia menyebutkan, kurangnya pengawasan menyebabkan sesama hewan kerap bersikap kanibal.

“Harusnya ada yang jagain, itu aja ada anak kelinci yang digit kelinci lain. Kan kasian. Kami menyayangkan soal pengawasan Taman Kunci. Habitat yang ada di sini jadi gak terawat, termasuk kelincinya,” ujarnya, Senin (4/09/2017) kemarin. (abdul)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...