Pleno Calon Perseorangan, KPU Undang Panwaslu Kota Tangerang

Pleno Aturan Calon Perseorangan

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menetapkan syarat minimal dukungan calon perseorangan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang sebanyak 73.315 dukungan.

Jumlah ini, sesuai batas minimum dukungan yang tertuang dalam PKPU 3 Tahun 2017, yakni 6,5 Persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir yang dilaksanakan di Kota Tangerang.

“Jumlah DPT terakhir kami adalah DPT Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017. Jadi, jika merujuk pada aturan, 6,5 persen dari DPT terakhir kami, yakni sebanyak 1.127.914 pemilih, maka dihasilkan syarat minimum dukungan calon perseorangan adalah 73.315 dukungan,” kata Banani Bahrul, Kepala Divisi Teknis Kepemiluan (Tekpem), Komisioner KPU Kota Tangerang, Minggu (10/9/2017) kemarin.

Dikatakan Banani, sesuai dengan tahapan dan jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 yang dikeluarkan KPU RI, sebagaimana tertuang dalam PKPU 1 Tahun 2017, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Tahun 2018 harus melakukan pleno penetapan syarat minimal dukungan calon independen pada Tanggal 10 September 2017.

“Pleno penetapan calon perseorangan walikota dan wakil walikota yang kami lakukan sesuai jadwal,” tegas Banani.

Dalam pleno tersebut, KPU juga menghadirkan penyelenggara dari pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang.

Hal itu dilakukan sesuai dengan edaran KPU RI, nomor 151/KPU/IX/2017, yang mana salah satu butirnya, pleno harus diketahui pihak Panwaslu.

“Pleno ini adalah pleno tertutup. Namun disaksikan oleh Panwaslu yang kemudian salinan putusan Plenonya juga kami serahkan kepada Panwaslu Kota Tangerang,” imbuhnya.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim mengatakan, Pleno yang ditetapkan KPU sudah sesuai jadwal dan aturan. Selanjutnya, KPU diminta untuk menyebarluaskan hasil plenonya kepada masyarakat luas.

“KPU wajib mengumumkan calon perseorangan ke publik. Setidak-tidaknya melalui Website mereka. Dan kami siap mengawal proses pencalonan perseorangan ini,” kata Agus.

Agus berharap, siapa pun yang akan mengikuti ajang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang harus menjalankan setiap aturan yang ada.

Sebab, Panwaslu ingin supaya proses Pilkada ini berjalan secara baik, transparan, jujur, bersih dan berintegritas.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pihak yang ingin mencalonkan diri. Namun kami ingatkan, siapa pun yang mau jadi walikota dan wakil walikota dari calon perseorangan harus taat aturan,” pungkasnya. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan