Ini Cerita Sulitnya Satpol PP Kota Serang Tertibkan Spanduk Bacalon Walikota

Spanduk Bacalon Walikota

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Satpol PP Kota Serang mengaku kesulitan menertibkan spanduk bacalon Walikota Serang periode 2018-2023. Spanduk calon Walikota peserta Pilkada Kota Serang disebutkan berjumlah hingga ratusan tersebar diberbagai titik kawasan.

Kata Ahmad salah seorang Pejabat Satpol PP mengaku sudah berkali kali alat peraga bakal calon walikota dan wakil walikota dicopot. Namun karena merasa penting sebagai alat publikasi, para bakal calon tetap saja memasangnya kembali.

Ahmad melanjutkan, soal tingkat kesulitan yang dialaminya adalah ketika harus mencopot spanduk bacalon walikota yang terpasang di besi atau pohon tinggi besar. Tak ayal membuat petugas kerepotan memutar otak untuk kami copot ditertibkan.

Ahmad yang menjabat sebagai Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Satpol PP Kota Serang ini kembali menjelaskan, pihaknya cukup susah juga karena selama ini belum memiliki alat untuk menurunkannya seperti carne.

“Itu pun cukup berbahaya karena posisinya tinggi. Harus ada alat untuk memanjat ke atas agar spanduk balon walikota bisa diturunkan. Posisi pemasangannya bukan di bawah, tetapi kondisinya di tempat yang sulit dijangkau. Terpaksa mencopotnya dengan alat manual,” kata Ahmad saat berbincang dengan wartawan,  Jumat (22/09/ 2017).

Dia mengatakan, perlu ada bantuan pihak lain seperti Dinas Pemukiman dan Perumahan Kota. Untuk itu, sesekali, kata dia, dirinya harus menggunakan alat milik dinas tersebut.

Namun, terkadang ia mengklaim harus ‘cek cok’ terlebih dahulu. Sebab, alat itu juga digunakan setiap hari di Dinas tersebut.

“Penertiban baliho spanduk bacalon walikota terutama milik Vera Nurlaela masih belum total dilakukan. Tapi ada beberapa sebagian yang sudah diambil di sebagian jalan protokol. Termasuk baliho bakal calon lainnya,” katanya.

Ia menegaskan, Peneritban dan Pembersihan Spanduk tersebut berdasarkan sudah tertuang dalam Perda Kota Serang Nomor 10 tahun 2010 yang menyatakan pelarangan pemasangan spanduk atau atribut lainnya.

Apalagi tandas Ahmad menyatakan, saat ini belum waktunya untuk masuk tahapan sosialisasi pemasangan spanduk calon walikota.

Seperti diketahui Kota Serang adalah salah satu dari 4 daerah di Provinsi Banten yang melaksanakan Pilakda serentak 2018.

Sampai saat ini sudah ada sekitar 27 orang yang menyebarkan alat publikasi spanduk bacalon walikota berbagai ukuran di sejumlah jalan protokol di Kota Serang. (rhn)

Disarankan
Click To Comments