Diberi Nama ‘Jihad’ pada Bayinya, Pasangan Muslim Prancis Dilaporkan ke Polisi

Pasangan Muslim Prancis Dilaporkan ke Polisi

TOULOUSE,PenaMerdeka – Pasangan Muslim Prancis dilaporkan ke pihak polisi saat mereka menamai bayinya dengan nama “Jihad”. Kasus tersebut dibawa sampai ke pengadilan karena nama itu dianggap berkaitan dengan aksi terorisme.

Pertama, orang tua tersebut mencoba mendaftarkan nama bayinya ke kantor terkait di sebuah balai kota di pinggiran Kota Toulouse, Léguevin. Tak beberapa lama, setelah bayinya lahir pada bulan Agustus. Sejak kejadian itu mereka dilaporkan ke polisi oleh pejabat di balai kota.

Pejabat pada balai kota tersebut juga memberi tahu jika jaksa yang kemudian menuntut  nama “Jihad” kepada pasangan muslim Prancis tersebut di pengadilan keluarga dengan tuduhan yang berhubungan dengan terorisme.

Suami istri yang menolak diidentifikasi, mengklaim bahwa nama ”Jihad” tersebut untuk bayinya tidak berarti ”Perang Suci”, melainkan suatu usaha, perjuangan dan pembelaan diri. Wewenang boleh tidaknya nama tersebut sekarang ada di tangan hakim pengadilan keluarga. Putusan hakim belum keluar.

Prancis memang memiliki undang-undang ketat yang mengatur tentang nama untuk bayi. Dilansir dari laporan Telegraph, Selasa (24/10), sampai tahun 1993. Pasangan muslim Prancia di negara tersebut hanya diizinkan untuk memilih nama depan dari daftar nama yang sudah disetujui secara resmi oleh pemerintah. (redaksi)

Disarankan
Click To Comments