kanal partai gerindra

Hari Ini Aktivis Buruh Banten Bergerak ke Jakarta Tuntut Upah Layak

0

BANTEN,PenaMerdeka – Longmarch aktivis buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bergerak menuju Jakarta bergerak melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara dan Balai Kota Jakarta.

Laskar Suryo Pranoto yang merupakan perwakilan buruh dari Cilegon, Serang dan Tangerang Provinsi Banten pada hari ini dalam rilisnya menyebut bergerak menuju Jakarta.

“Longmarch ini adalah salah satu ikhtiar kami dari kaum dan aktivis buruh. Karena upaya yang kami lakukan dengan melakukan dialog sosial dan berkomunikasi dengan Pemerintah tidak mendapatkan respon yang baik,” kata Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hatam Azis, Kamis (9/11/2017).

Kata Riden bahwa kegiatan longmarch dilakukan supaya masyarakat luas bisa mengetahui perjuangan dari kaum buruh.

“Karena upah erat kaitannya dengan daya beli masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskannya kalau kelompok aktivis buruh yang bergerak longmarch berangkat dari tiga titik berbeda.

Seperti diketahui aksi buruh ini bukan hanya datang dari kawasan Banten saja.  Ada juga yang berangkat dari Bandung. Diikuti oleh para buruh dari Bandung,  Cianjur, Subang, Cirebon, Purwakarta, Kerawang, dan Bekasi – Jakarta.

“Mereka sudah berangkat sejak hari Selasa (7/11/2017) pagi,” ucap Riden.

Para buruh yang berangkat dari Bandung ini berjumlah kurang lebih 100 orang dan disebut sebagai Laskar Marsinah.

Sedangkan kelompok dari Bogor, yang diikuti para buruh dari Sukabumi, Bogor, dan Depok. Kelompok ini disebut sebagai Laskar Sebastian.

“Mereka berangkat dari Bogor pada hari Kamis ini (9/11/2017),” ujarnya.

Sesampainya di Jakarta, peserta longmarch akan bergabung dengan puluhan ribu buruh yang melakukan aksi bertepatan dengan hari pahlawan, 10 November 2017.

“Longmarch aktivis buruh dilakukan sebagai simbol perlawanan dan bentuk kesungguhan kaum buruh untuk memperjuangkan upah layak,” kata Riden.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pada tanggal 10 November 2017 sekitar 20 ribu buruh akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Negara dan Balai Kota DKI Jakarta.

“Aksi pegawai dan aktivis buruh ini mengusung isu menolak upah minimum berdasarkan PP 78/2015 dan meminta dilakukan revisi, serta turunkan harga sembako, listrik, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (fred)

Puji Rahman Hakim Perindo
Baca Berita Lainnya
Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Sed mattis ut elementum leo. nec commodo