Obsesi Gubernur WH Pingin Budaya Banten Kembali Jaya

by 2017-11-13 0 comments

Budaya Banten Lama

BANTEN,PenaMerdeka – Kata Wahidin Halim, Gubernur Banten, sebagai daerah yang banyak mengantongi sejarah perlu adanya realisasi revitalisasi Banten Lama. Pasalnya pada masa lalu sejarah budaya Banten penah berjaya.

“Semua unsur perlu menghidupkan kembali kehebatan itu. Yang penting bagaiamana rasa kebatinan muncul lagi di masyarakat,” ujar Wahidin Halim, pada acara Seni dan Budaya Provinsi Banten di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (12/11/2017).

Acara membangkitkan budaya Banten diselenggarakan Badan Penghubung Daerah Provinsi dan Dewan Kesenian Banten yang bekerja sama dengan manajemen TMII rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Banten ke-17 menurut pria yang kerap disapaWH ini menyebut dengan membangun perabadaban baru supaya bangsa Indonesia punya harga diri.

Contoh, Sultan Hasanudin sudah membangun itu hingga terkenal ke seantero dunia. Namun sayangnya, karena tidak dijaga dan tidak dipelihara kejayaan itu sirna.

Baca juga:  Pemrov Banten Tolak Anak Perusahaan Mayora Group Beroperasi di Pandeglang

“Mari kita kembangkan supaya wawasan akan budaya Banten itu sendiri muncul lagi. Nah, sayangnya lagi kini kita sedang menghadapi persoalan soal prilaku korupsi,” ucap Gubernur WH menegaskan.

Karena prilaku itu sudah dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, maka intinya biar sejalan korupsi harus dihentikan. “Termasuk dalam acara ini, jangan sampai ada yang dikorupsi,” katanya menegaskan.

Untuk mengembalikan citra itu WH mengemukan tentang perhatiannya untuk merevitalisasi Banten Lama yang terbengkalai sebagai tempat tujuan wisata.

“Bagaimana wisatawan mau datang kalau di sana kumuh dan banyak preman. Bayar parkir sampai tiga kali. Oleh karena itu, perlu penataan ulang supaya budaya Banten ini terpelihara,” ucapnya.

Chavchay Syaifullah, Ketua Dewan Kesenian Banten dalam kesempatan ini mengemukakan, ini dilaksanakan untuk memeriahkan kemenangan kerajaan Banten yang terkenal sejak dulu kala.

Maka itu untuk memajukan budaya itu perlu adanya politik kebudayaan agar bisa terus dilestarikan. Obsesi prilaku koruptif harus hilang, karena jika tidak hilang maka otomatis budaya dan nilai sejarah semakin hilang.

Baca juga:  Wakili Banten, SD An Nisaa Rebut 3 Piala Bergengsi Lomba GuDep Nasional

“Kita perlu mendukung upaya Gubernur. Misalnya, merevitalisasi cagar budaya Banten Lama. Nanti setelah selesai direvitalisasi maka seterusnya bakal dibangun Taman Budaya. Provinsi Banten sudah berumur 17 tahun tapi belum punya Taman Budaya,” tandasnya. (fred)

kompetisi potret Banten

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.