KPU dan Panwaslu Kota Tangerang Klaim Rekrutmen Newscomers Prosedural

by 2017-11-12 0 comments

Rekrutmen Newcomers ppk

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – KPU dan Panwaslu Kota Tangerang menyatakan proses rekrutmen newscomers di PPK (Petugas Pemilihan Kecamatan) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pilkada Kota Tangerang berjalan prosedural.

Terkait yang menyangsikan soal kinerja dan anngota yang lolos lantaran disebutkan ada titipan sejumlah kepentingan menurutnya adalah hak masyarakat.

“Rekrutmen penyelenggara di tingkat kecamatan dijalankan sesuai peraturan. Kami memang mebutuhkan wajah baru supaya bekerja lebih profesional. Kalau ada yang menyangsikan itu hak masyarakat,” ucap Nurhalim, anggota Komisioner KPU Kota Tangerang kepada PenaMerdeka.com, Minggu (12/11/2017).

Tetapi yang paling penting prosedur rekrutmen newscomers PPK kami jalankan. Ada sejumlah pelamar PPK yang mendaftar pernah dua kali menjabat sebagai anggota PPK. Otomatis ini tidak bisa menjadi anggota PPK lagi.

“Apalagi sekarang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) WNI berusia 17 tahun bisa melamar menjadi PPK. Kalau ada tudingan bahwa ada PPK titipan itu tidak benar,” katanya menjelaskan.

Harapannya setelah mereka terpilih kami meminta bisa bekerja independen, profesional dan netral. Kami juga melakukan penguatan UU Kepemiluan, administrasi, kelembagaan, menguatkan mental SDM dengan Bimtek.

Baca juga:  80% Newcomers, Pengukuhan PPK Pilkada Kota Tangerang Awal November

Dan kami pun selaku komisoner KPU Kota Tangerang akan kerap memonitoring serta mensupervisi setiap agenda kegiatan yang dilakukan PPK.

“Setelah proses rekrutmen newscomers PPK nantinya mereka memaksimalkan organisasi. Mengkombinasi anggota senior dan muka baru supaya kerja sistematis,” kata Nurhalim.

Ia menambahkan, bagi yang senior di PPK dan muka baru pun dari track recordnya sudah kuat dan matang dalam berorganisasi. Sebelumnya KPU Kota Tangerang juga meminta komitmen kepada anggota PPK baru dan lama dapat menjalankan tugas dengan maksimal.

“Sekarang ini dengan moto KPU yang melayani sejatinya kita memang bekerja berpatokan dengan UU, edaran, PKPU. Ini jadi landasan kita. Terpenting adalah meningkatkan integritas dan netralitas,” tandasnya.

Agus Muslim, Ketua Panwaslu Kota Tangerang soal pengawasan proses rekrutmen newcomers di PPK bakal menguatkan koordinasi. Ia mengaku bahwa jajarannya akan memelototi tahapan yang dilakukan PPK.

“PPK dan Panwascam yang juga kebanyakan diisi oleh muka baru alias newcomers harus bisa memahami UU Kepemiluan. Pasalnya nanti pun semua PPK dan Panwascam bakal menjalani tugas Pilkada, Pilpres dan Pileg 2019,” kata Agus.

Baca juga:  Antisipasi Dikmen Batal ke Banten, Pemkot Tangerang Tetap Alokasikan Gaji Guru

Ketika ditanya soal adanya tudingan sejumlah anggota Panwascam muka baru yang lolos merupakan titipan dari kepentingan tertentu, Agus menjelaskan tidak ada perlakuan khusus kepada sejumlah calon saat proses rekrutmen berjalan.

“Pasti proses rekrutmen newcomers PPK dan Panwascam sama. Mengikuti aturan yang ada. Tidak ada titipan calon supaya diloloskan menjadi anggota Panwascam,” katanya menjelaskan.

Ketika sudah terpilih, berarti Panwascam sudah harus bekerja secara optimal dan mempelajari semua jenis penunjang kinerja mereka. Anggota Panwascam sudah disumpah, harapannya jangan melanggar kepercayaan masyarakat Kota Tangerang demi tegaknya demokrasi.

Setelah dilantik, mereka selama 3 hari sudah digembleng dengan bimbingan teknis. Dikuatkan bagaimana caranya melakukan teknis pengawasan, pencegahan, penguatan mental dan dibekali juga dengan alat kerja. Jangan lantas nanti setelah dilantik mereka tidak tahu pekerjaannya.

“Nanti kita buktikan, proses rekrutmen newscomers PPK dan Panwascam bisa memenuhi harapan masyarakat,” tandas Agus.

Baca juga:  FKPPI Kota Tangerang Tolak Kegiatan 1000 Lilin Ahok

Seperti diketahui ada sebanyak 65 PPK yang sudah dilantik untuk bertugas menyelenggarakan Pilkada Kota Tangerang. Total 65 orang yang lolos tersebar sebagai PPK di 13 Kecamatan Kota Tangerang. Dan anggaran hibah yang dialokasikan dari Pemkot Tangerang kepada KPU sebesar Rp 61 miliar dengan 2 kali termin penggelontoran.

Untuk penggelontoran tahap pertama melalui Kesbangpol Kota Tangerang memberikan Rp 25,3 miliar. Informasi rinciannya adalah, untuk Honorarium sebesar Rp 4,6 miliar. Untuk tahapan pelaksanaan sebesar Rp 12,9 miliar kemudian untuk operasional sebesar Rp 7,6 miliar.

Sementara Panwaslu Kota Tangerang rencanannya mendapat kucuran dana sebesar Rp 9,4 miliar. Dana hibah tersebut sebagian besar dianggarkan untuk keperluan honorarium pegawai dan anggota Panwaslu, bimtek, pelantikan panwascam, kegiatan masyarakat untuk peningkatan partisipasi pemilih dan lainnya.

Namun tentunya harapan masyarakat dengan adanya pembentukan petugas pemilu terlepas dari proses rekrutmen newcomers PPK dan Panwascam diharapkan supaya Pilkada berjalan sukses. (redaksi/tim)

 

kompetisi potret Banten

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.