Unik, Bagaimana Efek Demo Kalau Pakai Bahasa Khas Jawa Serang

0

Jawa Serang

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Ada yang menarik dalam aksi demo ojek pangkalan ke Pemkot Tangerang, salah satu yang tidak biasa dalam moment itu ialah massa menggunakan bahasa daerah asli setempat, yakni Bebasan Jawa Serang.

Seperti diketahui ratusan tukang Ojek Pangkalan yang kerap disebut Opang mendatangi Kantor Wali Kota Serang di Jalan KSB Kemang Kota Serang, Senin (13/11/2017).

Saat aksi orasi yang diakukan secara bergiliriran, bahasa Bebasan Jawa Serang dari pendemo memang terasa kental digunakan. Namun bukan tanpa sebab digerudugnya Pemkot Serang oleh Opang, massa meminta kepastian atas janji Pemkot.

Pemkot Serang diberitakan sebelumnya berjanji memberi solusi soal keluhan berkurangnya pendapatan Opang yang dianggap lantaran sejak ojek jasa online di wilayah Serang beroperasi.

Dari sebagian aparat dan sejumlah stakeholder sempat tidak menahan tawa mendengar orasi menggunakan dialeg khas bahasa daerah Serang.

“Kita due Bapak Pamarintah, tapi kaya ora due, yo jita dodok bareng bareng kite ngedoa guna penyelsaian masalah kien,” kata seorang orator dalam bahasa Bebasan Jawa Serang yang terasa kental, Senin (13/11/2017).

Amrul, Koordinator aksi dalam kesempatan wawancara dengan wartawan mengatakan, jika dalam waktu dekat pemerintah tidak dapat menyelesaikan masalah, pihaknya tidak segan mempertegas menyatakan mosi tidak percaya.

“Sudah empat kali kita melakukan aksi tapi tidak ada respon,” katanya menjelaskan.

Kemudian aksi dilanjutkan dengan proses doa bersama. Lalu massa menaruh keranda jenazah tanda matinya pembelaan pemerintah kepada warganya.

Tak behenti sampai disitu, mereka secara bergantian kembali melanutkan orasi dengan bahasa Bebasan Jawa Serang. (rhn)

Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.