Diminta Jaga Norma Agama, Gubernur Banten Kecam Kasus Pengeroyokan Sejoli

by 2017-11-15 0 comments

Jaga Norma Agama, Gubernur Banten Kecam Kasus Pengeroyokan Sejoli

BANTEN,PenaMerdeka – Menyusul kasus main hakim sendiri sejumlah oknum masyarakat terhadap sejoli di Kabupaten di Tangerang menurut Wahidin Halim, Gubernur Banten, meski prihatin, tetapi ia juga menekankan supaya remaja bisa menjaga norma agama dan lingkungan masyarakat.

“Saya harap kepada remaja yang pacaran jangan seenaknya, karena ada norma norma yang harus dijaga dalam lingkungan,” kata Wahidin usai menyaksikan pertandingan sepakbola di Stadion Heroik Group I Koppasus, Rabu (15/11/2017).

Ie menjelaskan, dalam lingkungan itu ada norma agama, norma sosial dan kaidah yang tetap dijaga serta dihormati.

Namun demikian kata mantan Walikota Tangerang dua periode juga tidak dibenarkan jika ada persoalan lantas masyarakat main hakin sendiri. Maka kata Gubernur, mengecam atas aksi main hakim sendiri mengeroyok sepasang remaja yang dianggap masyarakat setempat melakukan perbuatan asusila.

“Kalau memang benar harus lapor polisi, biar nanti diproses. Kita ini berada di negara hukum. Saya mengecam tindakan main sendiri,” tegasnya.

Baca juga:  Wahidin Halim Sebut Kerjasama Pemrov Banten dan KPK bukan Politis

Diketahui, sekelompok orang melakukan penganiayaan terhadap sepasang remaja berinisial R (Laki-laki/28) dan M (perempuan/20) di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang pada sabtu (11/11) lalu sempat menjadi perhatian lantaran mereka diduga melanggar norma agama.

Tidak samapai disitu, aksi masyarakat juga sempat membawa sejoli itu keliling hampit tanpa busana. Bahkan Video yang dilakukan sejumlah warga viral di media sosial.

Saat ini polisi sudah menetapkan enam tersangka dalam kasus pengeroyokan dan penyebaran video dengan Undang-undang ITE. Keenam pelaku menuding korban telah melakukan asusila dan melanggar norma agama masyarakat setempat. Pelaku yang berinisial A, G, T, I, S dan N sudah ditahan Polres Metro Tangerang. (fred)

kompetisi potret Banten

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.