Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Seminar Tematis Hari Pahlawan, Pengamat Sebut Memaknainya Jangan Berlebihan

0

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dalam acara Seminar Tematis Hari Pahlawan, sejumlah pengamat yang hadir sebagai nara sumber dalam acara menyatakan memaknai sosok pahlawan yang berlebihan ternyata menjadi tidak bagus.

Sebab, nantinya potensi itu jika dibiarkan akan menyimpang dari makna sebenarnya. Dan itu juga harus dibarengi dengan pencapaiannya yang harus juga dibarengi dengan sikap kepahlawanan yang justru harus dimulai dari diri individu masyarakat.

Dalam kesempatan acara, Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani salah seorang nara sumber Seminar Tematis Hari Pahlawan mengatakan, pemuda dan masyarakat harus bisa menjadi pahlawan juga. Menjadi pahlawan dalam artian berjuang untuk mengisi pembangunan.

“Harus belajar untuk itu. Jangan menyebut sebagai pahlawan kalau kita belum membenahi diri. Artinya kita harus menjadi pahlawan untuk diri sendiri sebelum untuk yang lain,” kata Ray Rangkuti menekankan, Jumat (17/11/2017).

Menurutnya, tindakan kepahlawanan itu di antaranya melawan aksi kejahatan korupsi, dan berusaha memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Jadi tandasnya, banyak yang harus dilakukan untuk mengisi perjuangan.

Sementara Ketua Umum Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar pengisi acara bertajuk Tematis Hari Pahlawan lainnya mengatakan, memaknainya tidak mesti harus terlalu berlebih, karena harus butuh pendalaman sehingga kita tidak keliru.

Diakui Dahnil, kendati dalam sosok secara yang kita tahu keseluruhan bersih. Tetapi padahal ada sisi gelapnya.Tidak boleh memahami dengan taklik buta.

“Jangan lebay (berlebihan) memaknai sosok pahlawan. Karena pahlawan juga manusia biasa yang ada salah. Akibat salah memaknai muncul politisi milenia yang didukung pans boys atau pans girls yang akhirnya menjadi pans club. Sehingga banyak yang lebay memaknai sosokmya,” tandasnya dalam acara bertema ‘Masihkan Kita Membutuhkan Semangat Pahlawan’.

Turut menjadi pembicara dalam seminar tematis hari pahlwan DR Hendra Sudrajat, SH, MH, Kaprodi Magister Hukum UNIS Tangerang, Ray Rangkuti Direktur Eksekutif Lingkar Madani, serta selaku moderator Jaka Lelana, SE, M. Ikom, Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNIS Tangerang. (deden)

PDAM Tirta Benteng
Baca Berita Lainnya

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

elementum eget massa ut luctus libero odio id elit. Aenean