Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Menuju Pola Sehat, GERMAS Banten : Praktiknya Dimulai dari Diri Sendiri

0

BANTEN,PenaMerdeka – Kegiatan olahraga penting untuk kesehatan. Ditambah dengan pola sehat lainnya seperti makan yang baik merupakan langkah menuju hidup sehat. Pola hidup sehat ini terus didorong Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemkab dan Pemkot dengan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

Karena dalam catatan terkait permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup yang tidak sehat, seperti malas berolahraga hingga pola makan yang tidak baik.

Pola sehat sebenarnya dapat dicegah bila fokus upaya kesehatan diutamakan dengan pendekatan preventif dan promotif. Melalui Germas tujuannya bisa menumbuh-kembangkan kemandirian keluarga masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Masyarakat harus dipaksa agar terbiasa bergerak minimal berjalan kaki, karena masyarakat kita sudah mulai dimanjakan dengan adanya kendaraan yang membuat jarang bergerak,” ujar Ratu Tatu Cahasanah saat launching Germas di Kabupaten Serang, awal November 2017 lalu.

Bupati Tatu menambahkan, Germas sejatinya dapat dimulai dari diri sendiri. Kita harus merubah pola sehat dengan rajin berolahraga dan menambah pola menu makan dengan sayur ataupun buah.

Namun demikian kata Tatu pihaknya meminta dukungan satakeholder maupun instansi terkait serta masyarakat berperan langsung. Sehingga Germas dapat berimbas langsung kepada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

“Puskesmas dan kader posyandu adalah ujung tombak kita untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang bagaimana pola hidup sehat dan kebutuhan masyarakat agar hidup sehat,” pungkasnya

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Banten, Sigit Wardojo mengungkapkan, bahwa program Germas merupakan sebuah gerakan yang memiliki tujuan meningkatkan kesadaran, kemauan untuk melakukan pola sehatpada masyarakat.

Ia kembali menegaskan, sebenarnya perilaku hidup sehat sudah ada di masyarakat, namun praktiknya perlu dikuatkan dan diperluas lagi dikalangan keluarga.

“Germas adalah gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI. Programnya menitikberatkn untuk penguatan pembangunan kesehatan dengan sistem dan upaya promotif (meningkatkan) – preventif (mencegah),” kata Kadis Sigit Wardojo.

Selain menekankan tanpa sistem promotif dan preventif tetapi dalam Germas juga melakukan upaya kuratif (menyembuhkan) – rehabilitatif (rehabilitasi) dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan pola sehat.

“Germas bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan,” ujar Kadis menerangkan.

Maka itu dia berharap, Germas dapat membangkitkan rasa tanggung jawab bahwa sehat harus diawali dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Lantaran dalam program Germas untuk pola sehat tercatat ada sejumlah hal yang harus diketahui seperti supaya masyarakat melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Pada tahap awal, Germas secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengonsumsi buah dan sayur dan memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit.

“Tiga kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dan agar pola sehat itu bisa dilakukan saat ini juga karena tidak membutuhkan biaya yang besar juga,” tandas Kadis. (advertorial)