Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Konstelasi Cawalkot Serang, Calon Jalur Perseorangan Disebut Sulit Bersaing

0

KOTA SERANG-Pengamat politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Anis Fuad, menyebut sangat kecil kemungkinan peserta Pilkada Kota Serang dari calon jalur Perseorangan dapat berbuat banyak, apalagi untuk memenangkan perhelatan.

Bukan tanpa sebab menurut Anis, itu karena bakal calon yang akan maju di Pilkada Kota Serang kali ini tidak mengantongi ketokohan besar. Bahkan jika merujuk tingkat popularitas serta elektabilitas dan liketibilitasnya rasanya sulit menyalip perolehan suara dari peserta yang ada saat ini.

Ia kembali menuturkan, kalaupun ada sejumlah pasangan calon jalur perseorangan yang lolos administratif di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang maka semuanya sifatnya hanya meramaikan. Kecil kemungkinan bisa menyaingi suara dari usungan Parpol.

Anis menjelaskan, kebanyakan warga Kota Serang tidak mengenal mereka. Penyebabnya adalah lantaran mereka minim melakukan sosialisasi atau mengkampanyekan diri ke mayarakat.

“Popularitas dan elektabilitasnya masih tanda tanya. Coba bandingkan calon lain yang sudah muncul jelas berbeda. Apalagi calon jalur perseorangan baru muncul sekarang ini saja,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Selasa (27/11/2017).

Anis mengatakan, calon lain selain Vera Nurlaila Jaman yang maju sebagai calon Walikota melalui partai politik diantranya, Nuraini, Subadri Usuludin dan Syafrudin. Sementara kandidat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Bambang Janoko, diperkirakan akan merapat kepada salah satu dari ketiga nama tersebut.

Seperti diketahui, KPU mengaku sudah menerima konsultasi yang dilakukan oleh sejumlah tokoh yang hendak maju di Pilkada Kota Serang dari calon jalur perseorangan, yakni untuk sementara ini ada sekitar 4 pasangan calon. Bahkan, keempat nama tersebut telah meminta PIN Sistem Informasi Pencalonan (Silon) pada KPU Kota Serang.

Ke empat nama yang maju dari perseorangan adalah Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri, Samsul Hidayat-Rohman, Sigit Suwitarto- Wildan Ardisasmita dan satu nama yang baru saja mendaftar yakni Soesiyanni-Vera Magdelina.

Selanjutnya, KPU Kota Serang akan melakukan verifikasi perhitungan data yang sudah masuk. Setelah itu, pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi. Kemudian pada 8 Desember, KPU akan melakukan verifikasi faktual.

Kabar terakhir yang berhasil dihimpun, bahwa KPU menemukan ribuan KTP ganda dari total 238.517 lembar KTP yang diserahkan 3 pasangan calon jalur perseorangan.

“Temuan sementara di sejumlah kelurahan banyak yang ganda. Dalam satu kelurahan saja, karena jumlah dukungan yang mereka serahkan sekitar 5 ribu, ternyata diverifikasi 2.700 ganda,” katanya menjelaskan.

Dalam ketentuannya, ditemukannya dukungan ganda ini tidak diterima. KPU langsung mencoret karena tidak memenuhi syarat. Tiga pasangan perseorangan yang menyerahkan KTP dukungan yakni pasangan Agus Irawan-Samsul Bahri menyerahkan 45.932 lembar.

Lalu disusul oleh pasangan calon jalur perseorangan Samsul Hidayat-Rohman yang menyerahkan 50.214 lembar KTP dukungan. Terakhir, pasangan Sigit Suwitarto-Wildan Ardisasmita datang membawa 42.387 lembar dukungan.

Pasangan perseorangan dalam aturannya harus memenuhi syarat dukungan minimal sebanyak 38.700 lembar KTP. (rhn)