Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Pantai Pesisir Banten Rawan Jalur Penyeludupan Narkoba

0

BANTEN,PenaMerdeka – Pantai pesisir Banten menjadi rawan karena dijadikan jalur penyeludupan narkoba yang terindikasi jaringan internasional yang memasuki Pulau Jawa. Nahasnya, untuk pengamanan petugas patroli laut sangat tidak ketat pada kawasan ini.

AKBP Agus Mulyana, Kepala Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menegaskan, bahwa pantai pesisir Banten sudah memasuki kategori rawan peredaran barang terlarang yang berjangkau internasional ini mulai dari Pantai Tangerang, Labuan, Ujungkulon, Anyer, Bayah dan Binuangeun.

Pada tahun 2017 ini, tim gabungan dari Direktorat Polda Metro Jaya dan Polresta Depok berhasil menciduk penyeludupan narkoba jenis sabu-sabu seberat satu ton dari China.

“Para bandar barang haram jaringan internasional itu memanfaatkan jalur pantai pesisir Banten karna pengamanannya yang tidak terlalu ketat dibandingkan melewati Bandara Soekarno-Hatta,” papar Agus saat dikonfirmasi oleh PenaMerdeka.com di Lebak, Banten, Minggu (3/12).

Untuk mencegah masuknya barang haram tersebut, BNN Provinsi Banten menjalankan kegiatan sosialisasi kepada para nelayan yang berada di pantai pesisir Banten.

Sosialisasi yang dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan kepada warga asing yang tidak dikenal jika menyuruh untuk membawakan barang dengan upah yang cukup besar. Jika nelayan curiga atas gerak gerik warga yang tidak dikenal makan segera meleporkannya kepada petugas terdejat.

“Kami memohon kepada nelayan supaya tak tergiur warga asing untuk membawa barang yang belom diketahui apa isinnya. Karena penyeludupan narkoba di Provinsi Banten pada tahun ke tahun memuncak, karena lokasi yang sangat strategis dan mempunyai pesisir yang luas,” tambah Agus. (PenaMer)