Pemkot Bekasi Larang Pegawainnya Cuti Sampai Akhir Tahun

BEKASI,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melarang puluhan ribu pegawainya yang mengajukan cuti hingga 31 Desember 2017 atau akhir tahun nanti. Larangan tersebut diberlakukan untuk pegawai negeri sipil (PNS) maupun tenaga kerja kontrak (TKK) pada Kota Bekasi.

Alasannya, pegawai wajib menyelesaikan laporan tanggung jawaban pengunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 sebelum 31 desember mendatang. Karena resapan anggaran pada tahun 2017 belum maksimal, diharapkan sebelum 31 desember ini terserap semuanya.

Widytiawarman selaku Kabid Penilai Kinerja Aparatur (PAK), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi menegaskan, Semua pegawai tidak akan diberikan izin untuk cuti sebelum menyelesaikan laporan pertanggung jawaban itu diselesaikan.

Larangan tersebut sudah tertulis di dalam surat edaran dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan sudah berlaku mulai 18 Desember 2017 kemarin.

Widi memaparkan, laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran harus diserahkan pada BPKAD sebelum tanggal 28 Desember. Sehingga, para pegawai sedang mempersiapkan laporan tersebut sejak awal bulan ini. Walaupun laporan sudah diselesaikan, larangan cuti masih tetap berlaku.

Kendati demikian, ada kebijakan dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat mereka masih bekerja. Namun tetap BKPPD yang menjelaskan apakah pegawai tersebut boleh cuti atau tidak, setelah 1 Januari 2018 baru pegawai itu mulai mengajukan cuti.

Berdasarkan catatan Pemkot Bekasi, Di Kota Bekasi ini sudah tercatat jumlah seluruh pegawai berstatus PNS sekitar 12.759 orang pegawai. Sementara jumlah pegawai berstatus TKK sebanyak 5.151 orang yang tersebar pada perkantoran pemerintah maupun di 12 Kecamatan yang ada di Bekasi, dan larangan cuti hingga akhir tahun itu sudah berlaku. (ers/ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan