Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

WH: Eksodus Industri di Kabupaten Tangerang Picu Angka Pengangguran

0 38

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Wahidin Halim, Gubernur Banten, persoalan pengangguran yang menjadi tantangan besar di Banten kedepan bisa ditekan. Pemkab dan Pemkot diharapkan dapat sinergi supaya industri padat karya tidak eksodus ke wilayah lain.

Pria yang kerap dipanggil WH ini menyebutkan, Banten diakuinya masuk dalam fase bonus demografi yang signifikan, 12,4 juta penduduk Banten pada tahun 2017 sebanyak 68,53% adalah penduduk di antara usia 15-64 tahun, ini kata dia kategori usia produktif yang membutuhkan lapangan kerja.

“Saat ini Banten menghadapi tantangan besar dengan tingginya angka pengangguran. Bahkan, prosentasenya berada diatas rata-rata nasional,” ucap WH, usai mengikuti rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tangerang dalam peringatan hari jadi Kabupaten Tangerang ke-74, Rabu (27/12/2017).

Hal itu juga menurut Gubernur, di Kabupaten Tangerang menjadi salah satu isu yang diperhatikan Pemkab Tangerang. Pasalnya sebagian besar usia produktif itu tersebar di Kabupaten Tangerang.

“Menciptakan SDM berdaya saing yang bisa menguasai tekhnologi harus menjadi prirotas kita. Maka itu peningkatan kualitas pendidikan harus diperhatikan,” ujarnya.

Adanya persoalan kenapa jumlah pengangguran meningkat adalah lantaran tidak sedikit industri padat karya banyak eksodus ke daerah lain. Bahkan ke sejumlah negara tetangga, dan kondisi ini kasusnya banyak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Banyak kalangan industri merelokasi tempat usahanya ke daerah lain. Ini salah satu pemicu kesempatan kerja semakin berkurang,” kata WH beralasan.

Padahal lebih dalam ia berpendapat, sektor industri mampu menyerap banyak tenaga kerja. Tetapi sejumlah pengusaha padat karya memilih lokasi yang lebih rendah BOP nya, diantaranya mereka mencari daerah yang upah buruhnya lebih rendah.

“Posisi industrialisasi saat ini tengah jenuh, terutama industri padat karya yang justru bakal menyerap angka pengangguran, mereka mulai eksodus dari Tangerang ke daerah Jawa Tengah, karena disana relatif lebih murah,” tambahnya. (sarinan)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...