Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Begini Suasana Efek Gempa di RSUD dan Perkantoran Kota Tangerang

0 68

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka –  Efek Gempa berkekuatan 6,4 skala richter di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten membuat kepanikan di wilayah Jabodetabek. Terjadi juga bagi warga yang sedang berada di rumah, perkantoran instansi pemerintah dan Rumah Sakit di Kota Tangerang.

Situasi yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang saat terjadi gempa seluruh pasien dan petugas medis langsung dilakukan evakuasi.

“Efek gempa di Lebak memang membuat suasana sempat mengalami kepanikan. Para pegawai maupun pengunjung RS berhamburan keluar gedung,” kata M. Yusuf dihubungi PenaMerdeka.com, Selasa (23/1/2018).

Namun demikian dia menjelaskam, pihak RSUD dalam kondisi itu menjalankan standar operasi prosedur (SOP) penyelamatan dalam kondisi darurat.

“Kita sudah ada SOP dan tim evakuasinya untuk kejadian gempa, jadi semua aman terkendali sesuai protap,” terangnya.

Dia melanjutkan, seluruh pasien dan petugas medis RSUD menunggu pernyataan kondisi gempa yang dinyatakan oleh tim evakuasi.

“Pasca efek gempa sekarang kondisinya sudah aman, pasien sudah dikembalikan lagi keruangan masing-masing dan aktivitas kembali berjalan normal,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, untuk sementara kerusakan pasca peristiwa tersebut belum dapat didata, sementara para pasien dan petugas medis yang berada di RSUD Kota Tangerang telah dinyatakan aman oleh tim evakuasi.

“Komado langsung dipimpin oleh Dirut RSUD Kota Tangerang, untuk tim juga dihimbau agar siap dan bersiaga,” tandasnya.

Sementara itu suasana kepanikan juga sempat terlihat di Kantor Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Pegawai yang sedang bekerja berhamburan keluar gedung.

“Allahu Akbar, Subhanallah gempa, ada gempa, ayo keluar keluar, Allahu Akbar, gempa,” teriak sejumlah staf Kelurahan Pedurenan berhamburan dampak efek gempa tersebut.

M. Nur, salah seorang staf mengaku sempat panik lantaran sejumlah barang yang menempel di dinding Kantor Kelurahan Pedurenan sempat bergetar dan bergoyang efek guncangan gempa.

“Kami sadar setelah benda benda sempat bergoyang, sontak saja kami keluar gedung upaya menyelematkan diri,” katanya menjelaskan.

Kepanikan juga sempat dialami Rodiyah (40) warga Karawaci, Kota Tangerang. Saat guncangan terjadi ia sedang bersama anaknya di dalam ruangan kamar tidur.

“Anak saya yang masih balita sudah tidur siang. Terpaksa saya gendong keluar rumah. Takut tertimpa matrial bangunan soalnya mas,” ucap ibu tiga orang anak ini menjelaskan.

Diketahui, pada pukul 13:34:50 WIB telah terjadi gempa tepat di 7.21 LS,105.91 BT (81 KM Barat Daya Lebak – Banten) di kedalaman 10 KM, namun efek gempa tidak berpotensi Tsunami. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...