Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

2017, Damkar Kabupaten Bekasi Rilis 357 Peristiwa Kebakaran

KABUPATEN BEKASI,Pena Merdeka – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan ada sebanyak 357 peristiwa kebakaran yang terjadi pada tahun 2017.

“Kebanyakan terjadi (kebakaran, red) di kawasan perumahan dari pada perkampungan maupun kawasan industri,” kata Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bekasi, Sahat MBJ Nahor, kepada PenaMerdeka Selasa, (30/1/2017).

Menurutnya, pencetus kebakaran diantaranya disebabkan adanya korsleting arus pendek, tabung gas rumah tangga meledak dan lainnya.

Nilai kerugian dari semua peristiwa kebakaran bisa lebih dari ratusan juta, hingga milyaran rupiah. Selain itu dalam masalah tersebut memang diakui bila penanganan tidak dapat secara cepat dan terbilang lambat.

Hanya saja kata Saat beralasan, saat ini petugas pemadam kebakaran pada daerah setempat terbilang belum signifikan. Kendala itu muncul untuk menangani persoalan di lapangan yang harus cepat.

Dengan terdapat 23 Kecamatan dan 186 Desa di Kabupaten Bekasi tentunya masih membutuhkan banyak personil pemadam yang harus ditempatkan secara langsung di setiap Kecamatan supaya bisa meminimalisir peristiwa kebakaran.

Maka itu kata Sahat menegaskan, tahun ini pihak Damkar bakal mendiskusikan dengan Bupati Bekasi dan Dinas Kepegawaian Pelatihan Daerah (DKPD) guna meminta kebutuhan penambahan petugas di setiap kecamatan.

“Kita akan bawa materi kajian agar penambahan personil pemadam bisa terealisasi,” ucap Sahat.

Selain soal personil pemadam, Dinas Pemadam juga bakal melakukan pemeriksaan peralatan untuk mengoptimalisasi kinerja.

“Kami juga minta masyarakat supaya lebih hati-hati, salah satu yang kerap harus diperhatikan adalah memeriksa katub penutup gas maupun tabungnya. Memeriksa saluran listrik atau kabel penghubung secara berkala. Dan terakhir supaya dapat menekan peristiwa kebakaran adalah menyiapkan peralatan pemadam sebagai upaya antisipasi,” tandas Sahat. (ewy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan