Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Kasus Kekerasan Anak di Bekasi, Diduga Tewas Lantaran Dianiaya Ibu

BEKASI,PenaMerdeka – Kasus kekerasan anak hingga menyebabkan kematian yang diduga dilakukan orang tua kembali mencuat pada Minggu (4/2/2018). WW seorang anak berusia 1,5 tahun menghembuskan nafas terakhirnya dengan kondisi luka lebam di beberapa bagian tubuh.

WW anak dari pasangan AI (24) dan SK (27), warga Plebesit, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Jawa Barat tesebut dari informasi tetangga sekitar saat melayat mendapati keanehan pada kondisi jenajah korban.  Para tetangga di lingkungan sekitar melihat luka lebam pada wajah, paha, dan lengan korban.

Kapolsek Bekasi Timur, Komisaris Parjana menjelaskan, sebelumnya lantaran mendapati keanehan pada tubuh korban, kerabat dan tetangga Al dan SK hendak melaporkan ke pihak berwajib. Namun anehnya, kasus dugaan kekerasan anak dilarang oleh Al dan SK sendiri selaku pihak orang tua korban. Mereka beralasan sudah mengikhlaskan anaknya. Sementara itu, warga tetap mendesak untuk melaporkan.

“Para tetangga ini ingin melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kepolisian, tetapi dilarang pihak keluarga. Alasannya, mereka mengikhlaskan kepergian anaknya. Namun, warga tetap bersikeras untuk melaporkan temuan mereka,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, memang korban sering dipukul dan dicubit sang ibu, SK. Disebutkan bahwa SK terduga kekerasan anak bekerja sebagai ibu rumah tangga dan AI buruh bangunan serabutan.

Mendengar laporan tersebut Petugas kepolisian Polsek Bekasi Timur langsung mendatangi rumah korban dan mengumpulkan bukti. Saat ini, untuk penyelidikan lebih lanjut jenazah WW akan diotopsi dan divisum di RS Polri Kramatjati.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus penganiayaan anak dengan orang tua yang menyebabkan kematian ini, termasuk penetapan tersangka. Menurut Parjana, Polres Metro Bekasi Kota akan terus memantau kasus kekerasan anak di wilayah hukumnya. (ers/ewwy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.