TEHERAN,PenaMerdeka – Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan, tujuan utama Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah ialah menciptakan perpecahan di kawasan. Rouhani menjelaskan, Iran tidak akan membiarkan AS mencapai tujuan itu.

Rouhani, berbicara saat peringatan revolusi Islam Iran di Lapangan Azadi, tidak menyampaikan secara detail mengenai serangan Israel di Suriah. Ia hanya menyatakan, apapun coba direncanakan oleh AS dan Israel, akan menemui kegagalan.

Mengutip dari Reuters, “Mereka (AS dan Israel) ingin menciptakan ketegangan di Timur Tengah, mereka ingin membagi Irak, Suriah. Mereka menciptakan kekacauan jangka panjang di Lebanon, namun dengan bantuan dari kami, rencana mereka akan menemui kegagalan yang pasti,” ucap Rouhani.

Sementara, dalam peringatan revolusi Islam Iran, negara itu memamerkan salah satu persenjataan terkuat mereka, yaitu rudal Ghadr. Rudal balistik ini mempunyai jarak tembak hingga 2000 km.

Iran mengatakan bahwa program rudalnya hanya bersifat defensif dan tidak bisa dinegosiasikan. AS dan sejumlah negara Eropa meminta Iran agar memasukan program rudal balistiknya dalam rencana pembicaraan perubahan kesepakatan nuklir di Timur Tengah. (uki/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *