Ustad Solmed Disebut Aneh Tidak Mengklaim Utusan Manejemen ke Cinangka

0 88

Banten – Ismail Fahmi kuasa hukum panitia penyelenggara Isra Miraj Masjid Al Munawaroh, Desa Pasuruan, Kecamatan Cinangka , Kabupaten Serang, mengatakan bahwa utusan manejemen yang disebut Ustad Solmed bukan dari pihaknya adalah pernyataan aneh.

Seperti dikabarkan dalam sejumlah media televisi, bahwa Ustad Solmed tidak mempunyai atau mengirim utusan bernama Ihsan Syahban dalam acara Isra Miraj di Desa Pasuruan, Cinangka. Bahkan kabar terakhir, nama Ihsan Syahban yang sebelumnya tercatat sebagai staf di Solmed sudah tidak masuk dalam manejemen Solmed.

Menurutnya, jika benar pihak Ustad Solmed menyatakan seperti itu, diakui Ismail Fahmi, aneh dan tidak berdasar. Karena sebelumnya banyak juga diberitakan media bahwa ia sudah mengutus orang dan menggantikan Ustad Solmed untuk mengisi acara tausiyah dalam Isra Miraj tersebut.

“Pihak Solmed bilang kalau yang menandatangani perjanjian dalam MOU tersebut bukan dari pihaknya. Kalau utusan manejemen saja palsu artinya ketika beliau datang pas jamaah sudah bubar di Desa Pasuruan, Cinangka dalam acara Isro Miroj itu palsu juga dong, ” kata Ismail Fahmi kepada Pena Merdeka, Senin (16/5).

Lebih lanjut Ismail mengatakan, terkait perjanjian yang disepakati Ustad Solmed dinyatakannya ada dua kesepakatan yang sudah di tandatangani oleh kedua belah pihak. “Yang pertama adalah perjanjian mengisi acara ceramah di Desa Pasuruan, Cinangka. Sementara dalam beberapa hari kemudian seperti yang tertuang dalam perjanjian kedua, Solmed tidak datang ketika dalam acara sama yakni di Desa Sumur Bandung, Kabupaten Serang.

Menurut Ismail dari kedua perjanjian tersebut ia meyakini ada dugaan perbuatan melawan hukum. ”Jika ia datang dalam acara yang di Sumur Bandung dalam acara itu, saya berpendapat bahwa itu merupakan kesempatannya untuk mengklarifikasi persoalan,” tandasnya.

Seperti diketahui, panitia Masjid Al Munaworoh, Desa Pasauran dalam acara Isro Miroj tersebut mempercayakan ustad yang bernama lengkap Soleh Mahmoed Nasution sebagai penceramah. Namun sampai waktu yang telah disepakati, Ustad Solmed tidak kunjung datang hingga akhirnya sebagian besar jamaah bubar.

Ustad yang kerap tampil di media tersebut dikabarkan datang pada pukul 24:40 WIB bukan pada pukul 20:00 WIB tidak sesuai dalam perjajian yang sudah disepekati. Informasi yang berhasil dihimpun, bahkan Ustad Solmed sudah diberikan uang tanda jadi separuh dari nilai honornya. (wahyudi/aceng)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Tahun Baru Islam
Loading...