Tangerang – Karena belum membayar ongkos tur perpisahan, seorang siswa SMK Abdi Negara terpaksa belum mengantongi surat kelulusan dari pihak sekolah yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan 2, Cikokol, Kota Tangerang.
Otiah 43 tahun wali murid dari Pahrizal kepada Pena Merdeka beberapa hari lalu menuturkan, anaknya sampai saat ini belum menerima surat kelulusan dari pihak sekolah. Otiah beralasan bahwa soal ditahannya surat kelulusan lantaran belum membayar uang tur untuk perpisahan siswa.
Padahal siswa tersebut tidak mengikuti tur karena sedang sakit, apalagi pada saat siswa meminta surat kelulusan pihak sekolah memungut biaya pembatalan tur sebesar Rp 200 ribu.
“Alasan pihak sekolah sudah melunasi pada pihak travel. Anak kami sudah memberitahukan kepada sekolah bahwa saat keberangkatan tur perpisahan sedang sakit,” ujarnya menandaskan.
Sementara pihak SMK Abdi Negara membenarkan belum memberikan surat kelulusan Pahrizal. Karena orangtua murid belum datang ke sekolah untuk menyelesaikan persoalan tersebut, ujar Didin Komarudin yang enggan menyebutkan jabatan di sekolah tersebut.
Sebelum berangkat kata Didin pihak sekolah sudah menghubungi orang tua siswa yang bersangkutan. Masalahnya panitia mengaku sudah melakukan penandatanganan atau kesepakatan kepada pihak travel wisata bahkan sudah melunasi biaya tursebut.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, total anggaran untuk tour perpisahan kelas XII tersebut sebesar Rp 950 ribu. Tujuan keberangkatan adalah ke daerah Jogjakarta. (yuyu)







