Raja Salman Tegaskan Dukung Palestina usai Putranya Bela Israel

RIYADH,PenaMerdeka – Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud menegaskan dukungan negaranya untuk Palestina saat bicara dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui telepon. Pernyataan ini muncul setelah putranya, Pangeran Mohammed bin Salman membela hak orang-orang Israel agar hidup damai di tanahnya.

“Raja menegaskan kembali posisi teguh kerajaan terhadap masalah Palestina dan hak sah rakyat Palestina untuk sebuah negara yang merdeka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya, bukan Israel,” bunyi pernyataan Kerajaan Arab Saudi seperti dikutip dari kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Selama percakapan telepon dengan Donald Trump, Raja Salman menekankan kembali perlunya untuk memajukan proses perdamaian Timur Tengah setelah para sniper Israel sudah membunuh belasan demonstran Palestina di Gaza.

Arab Saudi dan Israel tidak mempinyai hubungan diplomatik secara resmi, tetapi para pejabat Tel Aviv sering blakblakan menjalin kerja sama rahasia atau klandestin. Kedua negara ini juga sama-sama menganggap Iran sebagai ancaman utamannya.

Seperti diketahui, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed mengakui hak orang-orang Israel agar hidup damai di tanah mereka sendiri. Ia membuka peluang Riyadh menjalin hubungan diplomatik dengan negara Yahudi di masa depan mendatang.

Pernyataan calon pemimpin Saudi ini muncul dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Senin di majalah Amerika Serikat (AS) The Atlantic. Menurut Pangeran, orang Israel mempunyai hak yang sama dengan orang Palestina, yaitu hidup damai di tanah leluhurnya.

“Saya yakin orang Palestina dan Israel pasti memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri,” imbuhnya.

Terkait peluang Saudi menjalin hubungan diplomatik terhadap Israel, putra Raja Salman, Pangeran Mohammed ini mengajukan prasyarat. Prasyarat yang ia maksud adalah perjanjian damai Israel dan Palestina.

Peningkatan ketegangan antara Teheran dan Riyadh sudah memicu spekulasi bahwa kepentingan bersama dapat mendorong Arab Saudi dan Israel agar bekerja sama melawan Iran yang mereka lihat sebagai ancaman bersama.

“Ada banyak sekali kepentingan yang kami bagi dengan Israel dan jika ada perdamaian resmi, bahkan ada banyak kepentingan antara Israel dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk,” kata Putera Raja Salman. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan