Di Pelatihan Jurnalistik IWO Kabupaten Bekasi, Ketum: Pertajam Naluri

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO), Jodhi Yudono, menyambut baik digelarnya pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi Perlindungan Hukum Bagi Wartawan.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh IWO Kabupaten Bekasi saja, tapi diikuti oleh IWO beberapa daerah di sekitar Jabodetabek.

“Kegiatan dari IWO Kabupaten Bekasi bisa menjadi pemicu bagi IWO di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bermanfaat bagi semua rekan-rekan semua, tidak hanya bagi IWO di Kab Bekasi,” kata Jodhi saat membuka Pelatihan Jurnalistik di Batiqa Hotel Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/4/2018) kemarin.

Dia menjelaskan, kegiatan pelatihan seperti ini bagian dari merawat akal sehat kita agar tetap terjaga. Untuk menjaga akal sehat itu dia meminta kepada wartawan yang tergabung dalam IWO untuk banyak membaca.

“Banyak cara untuk membaca, melihat suatu peristiwa juga membaca. Dengan banyak membaca, menulis pun mudah dan enak dibaca. Modal wartawan itu harus selalu ingin tahu. Kalau naluri ini sudah tak ada, maka siap-siaplah pensiun jadi wartawan,” ucap dia.

Jodhi menambahkan, dari pelatihan jurnalistik IWO didirikan juga untuk mempererat jaringan persahabatan jurnalis online.

“Untuk menghadapi situasi zaman yang gonjang ganjing, maka kawan-kawan IWO harus saling bergandengan tangan dan saling mendukung,” ucap Jodhi.

Dia menekankan bahwa wartawan adalah Wacthdog atau anjing penjaga. Sebagai penjaga musuhnya banyak.

“Musuh-musuh kita ya maling-maling itu, orang-orang jahat itu. Mereka yang hendak merusak bangsa dan negara kita. Tugas kita membuka kesadaran bahwa ada orang jahat,” ucap dia.

Mereka biasanya memiliki banyak duit, punya kekuasaan dan bisa memengaruhi hukum, akhirnya, banyak wartawan dibawa ke ranah pidana, apalagi ada UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan penegak hukum kerap mengabaikan UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi Perlindungan Hukum Bagi Wartawan, Himawan Abror, mengatakan, selain materi jurnalistik, peserta juga diajak untuk memperdalam perundangan yang berkaitan dengan perlindungan terhadap para pewarta.

“Kita perlu tahu dalam menjalankan kegiatan jurnalistik, seperti UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, UU ITE dan peran Dewan Pers,” kata Himawan.

Hadir dalam kegiatan ini sebagai pembicara adalah dari Kasubnit II Krimsus Polres Metro Bekasi Iptu Rochmadi SH, Ketua Bidang Advokasi dan Hukum IWO, Dr. Ibnu Mazjah, SH, MH, Kasubag Humas Pemkab Bekasi Drs. Rhamdan Nurul Ikhsan dan praktisi media/Eks Wartawan Grup Jawa Pos Deni Ahmad Furqon. (ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah