JAKARTA,PenaMerdeka – Meksi mempunyai gejala yang sama, pada dasarnya pilek dan influenza merupakan kondisi yang berbeda tentunya. Karena, penyakit yang sering datang ini tidak dapat dianggap sepele dan harus mendapatkan penanganan yang tepat.  

“Selesma batuk dan pilek sehari-hari. Sementara ini disebabkan virus. Demam karena penyakit satu lagi biasanya sampai 38 derajat Celcius (berlangsung hingga 4 hari),” jelas Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. dr. Cissy B Kartasasmita, SpA(K), PhD.

Influenza memiliki beberapa gejala dimana muncul lebih berat dibandingkan pilek, di antaranya ialah demam, sakit kepala, sakit badan, nyeri, pegal, batuk, sakit tenggorokan. Kendati demikian, penderita penyakit ini juga jarang bersin-bersin.

Dr Cissy mengatakan penyakit disebabkan karena virus ini dapat menyebabkan komplikasi sampai kematian. Sementara menurut World Health Organization (WHO) diperkirakan hingga 500ribu kematian terjadi setiap tahunnya.

“Nggak cuma salesma, jika penderita influenza daya tahan tubuhnya tidak baik dapat radang sinus, bronkitis, radang paru-paru bisa radang teling. Komplikasi jarang dialami dan berat seperti radang otak dan sakit ditukang dan otot, infeksi pada darah dapat terjadi kambuh penyakit lama seperti penyakit jantung kumat,” ungkapnya. (hisyam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *