Ini Pesan Polisi ke YAPELH Indonesia Saat Demo Intake Gajah Tunggal

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sempat terjadi ketegangan antara puluhan massa aktivis YAPELH Indonesia dengan sejumlah aparat Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang saat mendemo Intake PT Gajah Tunggal.

Dalam aksi itu massa memaksa menutup pintu air intake. Pasalnya sejak satu tahun lalu menurut sejumlah aktivis protes sama telah dilakukan untuk menutup bangunan intake.

Namun tak lama berselang ketegangan mencair setelah Iptu Anton Suhartono, Kanit Intelkam Polsek Jatiuwung akan ingin menjembatani massa YAPELH Indonesia bertemu dengan pihak PT Gajah Tunggal.

“Kami akan mencoba memfasilitasi saja, dan kami juga tidak berjanji, juga tidak mau mengatakan bisa, tapi kita akan coba,” terang Anton, kepada penamerdeka.com di lokasi demo di Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (23/5/2018).

Anton melanjutkan, jika memang ada indikasi pelangaran yang dilakukan PT Gajah Tunggal, pihak yang merasa dirugikan dipersilahkan untuk membuat laporan kepada pihak yang berwajib.

“Ya harus harus ada langkah-langkah, tidak harus langsung ditutup, jika memang ada yang merasa dirugikan silahkan membuat laporan,” ujarnya.

Sampai selesai aksi, tidak ada dari pihak Gajah Tunggal yang bisa dikonfirmasi atas aksi dari aktivis lingkungan YAPELH Indonesia. Pantauan di lokasi hanya ada sejumlah petugas Intake yang juga ikut menonton aksi.

“Saya hanya pekerja biasa mas, kalau memang mau konfirmasi langsung saja ke pusat, soalnya di sini cuma kuli,” tandasnya tanpa mau menyebutkan nama. (aputra/hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah