Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Cerita Dibalik Menangisnya Kiper Terbaik Sepanjang Masa Saat Laga Pamungkas

ITALIA,PenaMerdeka – Juventus dan Gianluigi Bufon seperti setali tiga uang. Antara klub dan personal penjaga gawang ini seperti tidak bisa dipisahkan. Bufon pemain yang disebut sebagai kiper terbaik sepanjang masa saat laga perpisahan menitikan air mata dihadapan Juventini.

Bahkan, Miralem Pjanic menyebut kiper Juventus ‘Gigi’ sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa yang dimiliki Juventus.

Karenanya klub berjuluk ‘Si Nyonya Tua’ bakal kehilangan pemain besar karena Bufon kiper terbaik Italia dan Juventus sudah mantap untuk mengundurkan diri dalam pertandingan pamungkas Liga Italia.

“Buffon adalah salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Saya belum tahu apakah dia akan meninggalkan dunia sepak bola, yang pasti dia meninggalkan Juventus,” kata pemain berkebangsaan Bosnia dilansir laman football-italia.net, beberapa waktu lalu.

“Kami akan sangat merindukannya. Dia adalah pemain di posisi kiper terbaik. Saya merasa terhormat bisa bermain dengannya,” ucapnya meyakinkan.

Dalam laga perpisahan pada Sabtu (19/5/2018), antara Juventus atas Hellas Verona di Juventus Stadium pada pertandingan Serie A 2017/2018 berakhir 2-1 untuk tuan rumah.

Buffon pun sempat menghampiri pendukung yang selama ini setia mensuport klub. Dia mengucapkan selamat tinggal kepada Juventus dan Juventini.

Meskipun sempat digantikan di menit ke-61 tanpa disengaja meneteskan air mata dihadapan pendukung. Kegemilangan menjaga gawang Juventus setelah 17 musim berhasil mencatat clean sheet ke-300 dalam 656 penampilan di semua kompetisi.

Bukan tanpa pasal Bufon disebut kiper terbaik dunia. Buffon berhasil menyabet sembilan gelar Serie A dan empat Coppa Italia bersama Juventus. Dia pun bisa dibilang pemain loyal. Sebab tetap merumput di markas Juventus meskipun klub yang dibelanya sempat terpuruk.

“Kami menutup kampanye penting ini dengan kemenangan, Scudetto ketujuh ini adalah yang terbaik, karena semua orang melakukan sesuatu yang luar biasa,” kata Pjanic.

“Kami hanya kehilangan Liga Champions bersama kiper terbaik kami. Dan saya berharap untuk memenangkannya dalam beberapa tahun ke depan. Juventus pasti tengah membangun ke arah sana,” ucap Pjanic. (deden/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan