Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Pasca Lebaran, Tim Pencari Fakta PWI Telusuri Kematian Wartawan Muhammad Yusuf

JAKARTA,PenaMerdeka – Pasca Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) menelesuri terkait dibalik kasus kematian wartawan Muhammad Yusuf (42).

Sasongko Tedjo, Plt Ketua PWI Pusat mengatakan, tim yang dibentuk itu akan dipimpim langsung Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang.

Tim Pencari Fakta kata Sasongko bakal mencermati perkembangan kasus kematian Muhamada Yusuf pewarta asal media kemajuanrakyat.co.id yang meninggal dunia saat berada di Lembaga Pemasyarakatan Kotabaru Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Tim akan mulai diterjunkan setelah lebaran. Bertugas mengumpulkan dan memverifikasi informasi terkait dengan proses penangkapan dan penahanan Muhammad Yusuf,” ucapnya, Kamis (14/6/2018).

Dia menegaskan apakah proses hokum yang dijalani alm Muhammad Yusuf memenuhi prosedur baku ataukah tidak. Termasuk mempertimbangkan aspek aspek kemanusiaan.

“Nanti akan ditelusuri. Makanya Tim Pencari Fakta dari PWI Pusat juga bakal meneliti apakah prinsip penanganan sengketa pers telah diperhatikan berkaitan dengan posisi Yusuf sebagai wartawan di sebuah media,” kata Sasongko.

Seperti diketahui, wartawan kemajuanrakyat.co.id, Muhammad Yusuf telah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan UU ITE, namun meninggal dunia saat di dalam tahanan. Yusuf adalah tahanan kejaksaan yang dititipkan di Lapas Kelas II B Kotabaru, Kalsel.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto sebelumnya menyebutkan, kasus ini bermula lantaran adanya laporan pihak perusahaan kelapa sawit yang merasa dirugikan dengan berita yang dibuat Yusuf ke Polres Kotabaru.

“Kemudian laporan itu kita tindaklanjuti. Tapi sebelum kita melangkah lebih jauh, kita sesuaikan dengan MoU antara Kapolri dengan Dewan Pers. Kemudian kita koordinasikan dengan Dewan Pers pusat. Dari bukti-bukti yang ada, alat bukti yang ada,” terang Suhasto.

Terkait Tim Pencari Fakta PWI Pusat, nantinya disebutkan akan berkoordinasi dengan Kepolisian, Dewan Pers, keluarga almarhum, dan media tempat Yusuf bekerja. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan