Polisi Janji Usut Tuntas Kasus Pencurian Kayu di Tenjo Bogor

KABUPATEN BOGOR,PenaMerdeka – Polisi Sektor (Polsek) Parungpanjang berjanji bakal mengusut tuntas kasus dugaan pengerusakan dan pencurian kayu milik warga Kampung Ciwaru, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak ratusan pohon milik Atmajaya (54), Wati (54) serta Asiah (53) selaku ahli waris alm Ahyani sebagai orang tuanya. Dan kasus ini telah dilaporkan ke polisi pada Mei 2018 dengan nomor laporan B/118/STPL/V/2018/Sektor Parungpanjang.

IPTU Irwan Alexsander, Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang membenarkan adanya laporan dugaan pengerusakan dan pencurian kayu oleh HR cs atas perintah yang mengaku pemilik tanah tersebut.

“Pada dasarnya kami melakukan pemeriksan tidak pada sengketa tanah dulu, tapi soal dugaan pengerusakan dan pencuri kayu. Kita sudah panggil Kepala Desa Cilaku, Ahyani serta sejumlah saksi lain, termasuk Kades Tenjo,” terang Irwan, Jumat (6/7/2018).

Irwan melanjutkan, sebelumnya keluarga Ahyani dan para saksi yang diperiksa mengaku belum pernah melakukan alih garapan, karena status tanah pun masih atas nama Ahyani dan pajaknya pun masih terus dibayar.

“Sesuai slogan Polri, yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dalam kasus penebangan pohon sepihak dan dugaan pencurian kayu ini maka kita akan merujuk ke Pasal 406 ayat 1. Namun tidak menutup kemungkinan adanya hal lain yang dianggap melanggar UU juga,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, ada yang lucu atas keterangan Kades Tenjo sebagai saksi saat dimintai keterangan, bahwa tanah Ahyani saat ini sudah dijual menggunakan Akte Jual Beli (AJB).

“Padahal kalau tanah garapan tidak bisa diperjual belikan, kalau diwariskan keanak-anaknya tidak boleh, tapi kalau dijual oleh orang lain boleh, itu memang tidak tepat,” ungkapnya menirukan keterangan Kades Tenjo.

Sesuai amanat Negara dan juga instruksi Pak Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam perkara dugaan pencurian kayu kita harus dengan benar menjalankan tugas tanpa ada intervensi dari manapun.

“Maka jangan pernah takut diintervensi sesuai aturan hukum maju terus, bila ada oknum yang coba main-main dengan aturan hukum laporkan ke kepolisian,” tegasnya. (zaenudin)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan