Short Movie Festival, Tepis Kegelisahan Pemuda Akan Aplikasi Negatif

KOTA TANGERANG,Penamerdeka – Guna menepis kegelisahan pemuda terhadap penyalahgunaan narkoba dan aplikasi yang sering menimbulkan dampak negatif, DPD KNPI Kota Tangerang menggelar Short Movie Festival.

Diketahui, acara tersebut pertama kali diadakan oleh KNPI Kota Tangerang bersama komunitas yang kedepannya akan menjadi angeda rutin tahunan.

Ridho Fatullah, ketua pelaksana acara mengatakan, Short Movie Festival merupakan acara umum dengan total 53 peserta dari jumlah sebanyak 100 peserta yang telah lulus seleksi.

“Pemuda bukan berati ukuran usia. Pemuda bukan berati orang yang tidak bisa apa-apa, tetapi pemuda adalah orang yang mampu berubah untuk mengubah,” terang Ridho, Senin (30/7/2018).

Ridho menambahkan, KNPI bukan hanya bertangungjawab kepada organisasi kepemudaan yang berhimpun saja, akan tetapi bertangungjawab kepada seluruh pemuda di luar organisasi.

“Maka itu KNPI memberikan ruang kepada seluruh pemuda untuk menunjukan minat dan bakatnya, mengeksplore potensi yang dimiliki serta menampilkan karya-karya terbaiknya. Salahsatunya dengan bakat pefilman,” jelasnya.

Lebih dalam ia mengatakan, pemuda pernah bersumpah kepada Indonesia untuk bersatu dalam tumpah darah, bangsa, dan bahasa.

“Pemuda bukan yang hanya mengkritisi, tapi mampu berkontribusi. Maka kedepannya kami akan memberikan acara yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara Sachrudin, Wakil Walikota Tangerang mengatakan, melalui acara Short Muvie Festival ini, diharapkan dapat melahirkan bakat-bakat muda di di tanah air yang peduli terhadap kondisi sosial. Dengan terlaksananya acara ini juga dapat meningkatkan kreativitas generasi muda, serta dapat mempromosikan identitas keistimewaan Kota Tangerang dan media.

“Filem adalah sebuah sarana dan produk kreatifitas yang sangat efektif untuk menarik perhatian dan simpati publik. Film juga merupakan karya seni yang dimintai masyarakat lintas usia, sebagai alat untuk menyampaikan berbagai pesan kepada khalayak melalui media cerita,” papar Sachrudin.

Sachrudin menambahkan, Kota Tangerang sendiri mengusung konsep Tangerang LIVE, Liveable, Investable, Visitable dan RmE-City. Tentunya acara itu selaras dengan konsep tersebut, dimana dengan ditampilkannya keistimewaan Kota Tangerang.

“Saya berharap acara Short Movie Festival ini, Kota Tangerang akan semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal ataupun mancanegara, maka saya mengapresiasi DPD KNPI Kota Tangerang yang telah menyelengarakan acara ini. Kegiatan ini sangat positif yang dapat memacu kreativitas bagi generasi berikutnya,” tandas Sachrudin. (aputra)

Disarankan
Click To Comments