Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Bursa Pencalonan Cawapres Jokowi, Masyarakat: Lumayan Mengejutkan! Mahfud Kecele

0 224

JAKARTA,PenaMerdeka – Lumayan mengejutkan, dua nama yang muncul dalam bursa pencalonan Cawapres mendampingi Prabowo Subianto dan petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk pendamping Ketua Umum Gerindra sebagai Cawapres sempat muncul nama politisi muda Partai Demokrat Agus Hari Mukti Yudhoyono (AHY), Ustad Abdul Somad (UAS), Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta, Salim Segaf Ketua Dewan Majlis Syuro Partai Keadilan Sosial (PKS).

Sementara di kubu Jokowi, bursa pencalonan cawapres sempat banyak dari partai koalisi yang tanpa tedeng aling-aling menyebut bakal menjadi wakil presidennya mantan walikota Solo tersebut.

Lalu ada nama Mahfud MD mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Bahkan sampai detik detik terakhir namanya masih menguat. Apalagi setelah Jokowi menyebut inisial ‘M’ yang akan menjadi cawapresnya. Masyarakat setelah lama menanti, tetap tertuju ke nama Mahfud.

Lebih dari itu, pria asli pulau Madura itu dikabarkan sudah diintruksikan untuk mempersiapkan kelengkapan diri menjelang pendaftaran Capres dan Cawapres ke KPU-RI.

“Menurut saya ini panggilan sejarah, pergulatan politik agak panjang agak kritis akhir-akhir ini, tapi akhirnya keputusan ini dengan mudah dan smooth jatuh kepada saya,” ujar Mahfud MD sebelum Ma’ruf Amin dipilih Jokowi sebagai Cawapres seperti dikutip live Breaking News Metro TV, Kamis (9/8/2018).

Mahfud MD juga mengatakan bahwa sebelumnya ia telah diminta oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung karena namanya masuk dalam bursa pencalonan cawapres kubu Jokowi.

“Tadi kemudian dipanggil untuk menyerahkan CV oleh Pak Pramono Anung sekaligus siapkan baju,” tambah Mahfud MD.

Sejumlah warga memang mengarah inisial M akan jatuh ke Mahfud MD. Mereka berpikir Mahfud MD yang akan dipilih.

Sejumlah alasan yang disampaikan kepada penamerdeka.com adalah kalau dilihat kebutuhan perolehan simpati politik nama Mahfud cukup mewakili sebagai tokoh agamis. Dan itu yang dibutuhkan Presiden Jokowi untuk menentukan bursa pencalonan cawapres yang akan didaftarkan ke KPU.

“Kita di sini lagi ngobrol soal pendaftaran pencapresan besok. Karena sampai detik akhir belum ada nama yang jelas,” kata Syaeful Hidayat (44) salah seorang warga Tangerang mewakili sejumlah kerabat yang sedang duduk di warung kopi, Kamis (9/10/2018) malam.

Tak dinyana, kata syaeful melanjutkan, firasat politik ahli ilmu pemerintahan itu harus bertepuk sebelah tangan, Mahfud harus kecewa.

“Kasihan mas dia (Mahfud MD, red) terbawa arus politik, kecele,” ungkapnya.

Sang petahana Jokowi akhirnya memang memutuskan Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden, pendampingnya dalam Pilpres 2019.

Hal itu ia sampaikan saat jumpa pers bersama para ketua umum dan sekretaris jenderal parpol pendukung di Restoran Plataran, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) petang.

“Saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai-partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi sebagai calon wakil presiden adalah Profesor Kiai Haji Ma’ruf Amin,” ujar Jokowi.

Sebelum masuk dalam bursa pencalonan cawapres, diketahui Ma’ruf pernah menjadi anggota DPRD, DPR, MPR, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rais ‘Aam PBNU hingga sekarang menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia. (redaksi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...