KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Setelah menjalani latihan satu bulan lamanya, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kecamatan Karang Tengah tahun 2018 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan 25 pengibar Sang Saka Merah putih yang diadakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pedurenan, dipimpin langsung oleh Camat Karang Tengah Matrobin.
Reihan Subakti (16) siswa asal SMA Negeri 3 Kota Tangerang mengatakan, menjadi seorang PASKIBRAKA Karang Tengah 2018 mempunyai kebanggaan tersendiri.
“Ikut PASKIBRAKA mempunyai kebanggaan tersendiri dari siswa-siswa lain yang ada di Karang Tengah. selain itu juga saya bisa membahagiakan orang tua,” ucap Komandan Pleton 17 saat ditemui usai pengukuhan, Rabu (15/8/2018).
Reihan mengungkapkan, menjadi PASKIBRAKA dapat melatih kedisiplinan diri dalam banyak hal.
“Setelah ikut latihan PASKIBRAKA Karang Tengah, saya bisa lebih disipilin, baik disiplin waktu, makan, dan sholat,” ungkapnya.
Selain itu, Reihan memaparkan, penyeragaman visi dan misi menjadi kendala pada saat latihan berlangsung.
“Yang menjadi kendala bagi kami itu, sulitnya menyatukan kepala. Dari 25 kepala harus menurunkan egonya masing-masing agar menjadi satu pemikiran,” paparnya.
Kemudian Reihan menuturkan, untuk generasi selanjutnya jangan takut untuk menjadi seorang pengibar bendera.
“Jadi seorang PASKIBRAKA Karang Tengah khususnya, tidak cuma belajar baris-berbaris, tapi ada pelajaran seni dan kedisiplinan,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Marniti (40) Ibunda Reihan Subakti mengatakan, dari masih kecil Reihan sudah senang dengan kegiatan baris-berbaris, terlihat dari terpilihnya dia(Reihan- red) sebagai Polisi kecil pada waktu Sekolah Dasar.
“Saya sebagai orang tua merasa bangga melihat Reihan menjadi PASKIBRAKA Karang Tengah.”
“Semoga cita-citanya menjadi Polisi bisa bisa tercapai setelah lulus sekolah nanti,” tandasnya.(aputra/hisyam/Ari)







