KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Momentum hari jadi Kabupaten Bekasi ke-68 (15/8/2018) lalu, Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat agar mengevaluasi yang telah disumbangkan bagi Kabupaten Bekasi agar semakin ‘bersinar’.

Dikatakan Neneng, seiring perjalanan panjang Kabupaten Bekasi yang ke-68 tahun sejak terbentuknya kabupaten hingga saat ini sudah mengalami perubahan yang signifikan. Hal itu terlihat dari berbagai aspek diantaranya fisik, sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan.

“Momentum hari jadi ini untuk mengimbangi perubahan. Maka dibutuhkan kerja keras, inovasi, dan kreativitas dari kita semua untuk membangun Kabupaten Bekasi sehingga menjadi kabupaten yang maju di Indonesia,” terang Neneng, Rabu (14/9/2019).

Bupati Bekasi dua periode ini juga mengajak seluruh komponen penyelenggara pemerintahan yang berada di Kabupaten Bekasi agar mengintrospeksi dan merevisi hal baik yang harus dipertahankan dan hal-hal yang harus segera diperbaiki.

“Untuk itu mari kita bergandengan tangan dalam harmoni secara seirama dan saling menguatkan satu sama lain. Karena kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan demikian, apa yang diharapkan akan mampu melalui berbagai hambatan, tantangan, dan persoalan dari berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.

Kata Neneng, hari jadi kabupaten Bekasi ke-68 yang mengambil tema ‘Melalui momentum hari jadi kabupaten Bekasi ke-68, bersama kita wujudkan Kabupaten Bekasi yang berdaya saing, sejahtera, indah, dan ramah lingkungan’.

“Berdaya saing mengandung pengertian bahwa kondisi daerah dan masyarakat Kabupaten Bekasi memiliki keunggulan baik dalam bidang pusat pertumbuhan ekonomi, maupun kualitas SDM yang mampu menjawab berbagai tantangan regional maupun global,” tuturnya.

Sementara, kata ‘Sejahtera’ menurutnya, mengandung arti bahwa kondisi Kabupaten Bekasi mampu menjamin warga dalam keadaan makmur, sehat dan aman serta terpenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan kemudahan masyarakat dalam berkarya mengaktualisasikan diri.

“Untuk kata ‘Indah’ mengandung pengertian bahwa lingkungan dan tata kota Kabupaten Bekasi nyaman dan indah sebagai citra diri Kabupaten Bekasi yang maju dan modern,” paparnya.

Terakhir, ‘Ramah lingkungan’ kata dia, mengandung pengertian pelaksanaan pembangunan yang senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan serta prinsip keberlanjutan untuk menjamin daya dukung lingkungan sehingga dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Pada hasil kerja keras Pemkab Bekasi juga telah menghasilkan banyak prestasi baik tingkat provinsi, maupun nasional. Raihan prestasi yang telah ditorehkan oleh Pemkab Bekasi adalah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) selama empat tahun berturut-turut.

Serta, Pemkab Bekasi meraih predikat terbaik dalam pengelolaan kinerja instansi pemerintah tahun 2017 dari Kemenpan-RB Republik Indonesia dan meraih predikat tinggi dalam penilaian laporan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah pada tingkat nasional dimana Kabupaten Bekasi menduduki peringkat ke-27 dari 397 kabupaten seluruh Indonesia.

Neneng menambahkan, Pemkab Bekasi juga mendapatkan penghargaan Pastika Parahita dari Kementrian Kesehatan RI keberhasilan dalam menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Tentunya masih banyak lagi penghargaan lainnya. Dari momentum hari jadi ini, saya mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda, jajaran perangkat daerah khususnya yang tercinta DPRD yang sudah membantu kita semua menjadikan Bekasi ini semakin ‘Bersinar’ lagi kedepan,” pungkasnya. (advertorial)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.