KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Nasib malang ditambah apes menimpa Rohman (48). Sebab, rumah gubuk yang ditempati bersama keluarganya di Rt 09, Rw 03, Kampung Rancabango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang ambruk pada Minggu (26/8/2018) siang.

Ambruknya gubuk yang ditempati Rohman diduga karena sudah lapuk dimakan usia.

Ali Rahmat, tetangga Rohman mengungkapkan, rumah gubuk yang ditempati Rohman sekarang kondisinya rata dengan tanah karena dikabarkan tidak bisa menahan beban bangunan. Pasalnya kayu penyangga rumah sudah lapuk dimakan usia.

Menurut Ali Rahmat awal mula kejadian sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (26/8/18) setelah menjalankan sholat dzuhur ada bunyi gesekan kayu di atas rumah Rohman.

“Ada bunyi krekek krekek dari atas atap. Tak lama kemudian rumah gubuk yang ditempati Ibu Turiyah istri Rohman ambruk. Untung saja dia pada sigap jadi gak sampai mengalami luka,” kata Ali.

Ia kembali menerangkan, Rohman tinggal di rumah itu bersama Turiah sang isteri dan juga ponakannya. Rohman kesehariannya hanya mencari keong di sawah untuk dijajakan ke warga sekitar.

Sementara isterinya hanya sebagai buruh tani yang bayarannya jauh dari kata layak. Keluarga Rohman memang secara ekonomi serba kekurangan, apalagi sekarang ini tempat tinggalnya sudah roboh.

“Sebelumnya saya sudah mendatangi rumah korban sebelum kejadian ambruknya rumah tersebut. Berbagai cara sudah dilakukan agar para pejabat setempat bisa melihat kondisi rumah. Namun hingga rumah ambruk tidak ada perhatian dari Pemkab Tangerang,” ujarnya.

Saat ini ungkap Ali, ia bersama warga lainnya sudah berupaya membantu memperbaiki rumah gubuk Rohman hanya seadanya.

Hanya saja karena kami sebagai warga tidak maksimal memberikan pertolongannya, jadi nasib Rohman dan keluarganya masih butuh perhatian pemerintah setempat. (sarinan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *