Airin Sampaikan Rincian APBD-P di Sidang Paripurna DPRD Tangsel

47

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dalam sidang Paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Walikota Airin Rachmi Diany menyampaikan nota pengantar keuangan tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018.

Diketahui, proyeksi APBD-P tahun anggaran 2018 sebagaimana dokumen KUA dan PPAS termuat rincian pendapatan, belanja daerah dan pembiayaan daerah yang bersumber dari pendapatan sebesar Rp3.120.025.909.741.

Dalam sidang Paripurna tersebut, Airin Rachmi Diany, Walikota Tangsel mengatakan, RAPBD Tangsel ini merupakan wujud dari pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan juga merupakan dokumen masyarakat Kota Tangsel.

“RAPBD ini memiliki peran signifikan untuk menjamin kesinambungan dan capaian pembangunan di daerah berdasarkan RPJMD,” terang Airin, Kamis (6/9/2018).

Airin juga berharap agar nota keuangan anggaran perubahan ini segera dibahas dan disetujui bersama oleh pimpinan dan anggota DPRD Tangsel.

“Terima kasih kepada pimpinan DPRD, anggota dan Banggar yang sudah berperan aktif dan bekerja keras dalam membahas Anggaran Perubahan Tahun 2018 ini,” jelasnya.

Sementara Moch Ramlie, Ketua DPRD Kota Tangsel mengatakan, pembahasan RAPBD-P tidak memerlukan waktu lama. Dia menargetkan, APBD-P bisa disahkan Oktober ini sudah bisa digelar Paripurna kembali.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah kembali disidangkan, karena target kita Oktober sudah disyahkan,” tandas Ramlie.

Berikut beberapa rinciannya sidang paripurna APBD Perubahan Kota Tangsel:

Pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp,1.455.524.540.514. Dana Perimbangan sebesar Rp,909.630.944.000. Serta Pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp,716.360.701.227.

Pendapatan Hibah Dana Bos Satuan Pendidikan yang semula Rp,92.240.600.000, mengalami penurunan menjadi Rp,90.420.000.000.

Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya yang bersumber dari dana bagi hasil pajak dari Provinsi Banten sebesar Rp.7.495.912.228.

Untuk komponen rencana perubahan belanja daerah meningkat sebesar Rp,93.315.698.695,15 dari anggaran APBD Tahun 2018 sebesar Rp,3.549.146.581.087,09 menjadi Rp,3.642.462.279.782,24. Anggaran Belanja Tidak Langsung dari Rp,934.678.291.304,09 meningkat sebesar Rp.950.030.951.818,24.

Rincian perubahan Anggaran Belanja Tidak Langsung terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp.846.473.170.600,66. Belanja Hibah sebesar Rp.95.148.700.000,00. Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp,2.124.500.000,00. Belanja Bantuan Keuangan Partai Politik sebesar Rp.1.940.036.800,00. Belanja Tidak Terduga sebesar Rp,4.344.544.417,58.

Adapun Belanja Langsung APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp,2.692.431.327.964,00. Belanja Pegawai sebesar Rp.413.456.406.150,00. Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp,1.055.533.067.946,00. Belanja Modal sebesar Rp.1.233.441.853.868,00.

Pembiaya Netto pada APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp,522.436.370.041. Penerimaan Pembiayaan yang berasal dari Sisa Lebih Anggaran Tahun sebelumnya sebesar Rp,495.305.707.574 meningkat sebesar Rp.545.436.370.041,24. (abah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...