Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Ormas, Petugas Damkar Ini Tempuh Jalur Hukum

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Hendak melaksanakan tugas, salah seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) UPT Ciledug, Kota Tangerang malah menjadi korban pengeroyokan oknum ormas Forum Betawi Rempug (FBR). Akhirnya, sang korban menempuh jalur hukum.

Diketahui, armada Damkar yang ingin memadamkan api di wilayah Perum Podok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Selasa (11/9/2018) itu melaju di Jalan KH Hasyim Ashari dari Ciledug menuju Jalan H Mansyur, namun tiba-tiba terhadang konvoi kendaraan roda dua anggota ormas FBR yang hendak merayakan milad.

Jamhari salah seorang driver di UPT Damkar Ciledug mengaku menjadi korban pengeroyokan oknum ormas saat itu sedang menjalankan tugas. Sebab lantaran sebelumnya ia dan sejumlah kru mendapat panggilan untuk memadamkan api rumah warga.

“Kami sedang ada panggilan tugas, di Perum Pondok Bahar. Mengapa mereka tidak mengerti, padahal kami sedang bertugas untuk memadamkan api dan menyelamatkan banyak nyawa,” terang Jamhari, Rabu (12/9/2018).

Jamhari menambahkan, padahal armada pemadam yang dikendarainya sudah menyalakan sirine. Ini sudah menjadi SOP menandakan kepada penguna jalan supaya mengerti memberikan ruang jalan. Sebab agar kami bisa sampai tujuan dengan segera.

“Karena sedang dalam situasi darurat. Mobil yang saya kendarai bersama dua anggota lainnya sudah menyalakan sirine, tapi bukanya memberi jalan, eh malah memukul-mukul mobil kami,” ungkapnya.

Akibat menjadi korban dalam peristiwa pengeroyokan oknum ormas itu kata Jamhari, pada malam harinya ia membuat laporan ke Mapolsek Cipondoh soal kasus penganiayaan yang menimpanya.

“Pasca kejadian saya sudah bertemu Kapolsek, karena saya sedang bertugas maka saya membuat laporan pada malam harinya, setelah mendapatkan arahan dari pimpinan,” tandasnya. (aputra/hisyam)

Disarankan