Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

PPPK Disebut Jadi Solusi, Mendikbud Imbau Guru Honorer Fokus Ngajar

193

JAKARTA,PenaMerdeka – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengimbau kepada guru honorer untuk tetap fokus mengajar disekolah serta tidak melakukan kegiatan di luar tugas profesionalnya sebagai pengajar.

Hal tersebut disampaikan Muhadzir Effendy selaku Mendikbud pada jumpa pers mengenai kebijakan pemerintah terhadap guru berstatus honor di kantor staf Kepresidenan RI di Jakarta, Jumat (21/9/2018) sore.

“Alhamdulillah sore ini sudah ada solusi untuk mengatasi masalah tentang posisi guru, terutama guru honorer. Semoga ini menjadi solusi yang terbaik. Dengan kerendahan hati, saya memohon kepada para guru kembali ke sekolah masing-masing, untuk tetap membina, mengasuh, mengantar dan mengajar anak-anak didik kita,” tuturnya.

Muhadzir Mengungkapkan, pemerintah memberikan solusi dan kesempatan untuk guru berstatus honor berusia diatas 35 tahun yang ingin mengabdi kepada negara melalui pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mendikbud menambahkan, untuk proses seleksi PPPK akan dilakukan setelah seleksi CPNS tahun 2018.

“Untuk para guru honorer yang tidak memenuhi syarat CPNS karena terbentur dengan usia, pintu alternatifnya melalui seleksi PPPK, dengan kwalitas tetap diutamakan,” ungkapnya.

Selain kepada pendidik yang berstatus honor, Muhadzir juga menghimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan kepala sekolah untuk tidak ada lagi pengangkatan terhadap guru yang masih status honor.

“Sesuai arahan Presiden, tidak boleh lagi Pemda dan kepala sekolah melakukan pengangkatan kepada guru honorer. Kemendikbud juga sudah megirimkan surat prihal tersebut,” terangnya.

Muhadzir menandaskan, kerjasama semua unsur, baik pemerintah, sekolah dan masyarakat untuk bekerjasama dalam memberikan perhatian terhadap permasalahan pendidikan, termasuk masa denpannya.

“Semua ini tidak boleh lepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah dan memikirkan masa depan guru, khususnya guru honorer,” tandasnya.(ari tagor/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...