Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Dinas PUTR Tangerang Bangun Embung

0 36

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Salah satu cara mengatasi banjir di Kota Tangerang adalah dengan membangun embung, pintu air dan pusat pengendali banjir. Program itu memiliki manfaat lainnya seperti tempat penyimpanan air dan kelancaran air di suatu wilayah.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Tatanh Sutrisna, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tangerang.

“Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas PUTR sejak tahun 2014 lalu hingga sekarang melakukan pembangunan embung di sejumlah wilayah. Tujuannya untuk menampung kelebihan air hujan sehingga tak membanjiri pemukiman warga,” terang Tatang.

Menurut Tatang, embung itu juga memiliki fungsi sebagai sumber irigasi bagi masyarakat di Kota Tangerang. Terutama pula pada saat musim kemarau.

“Jadi kami lakukan penampungan air di embung dan dapat digunakan saat musim kemarau saat ini sebagai sumber air. Hingga saat ini di Kota Tangerang sudah terbangun sembilan embung yang tersebar di beberapa wilayah. Kami targetkan tahun ini membangun enam embung dan telah selesai di satu lokasi,” cakapnya.

Kata Tatang, embung itu juga bisa dimanfaatkan warga untuk pasokan air bagi keperluan tanaman. Hal itu sejalan dengan program Tangerang Berkebun yang digalakan oleh Pemkot Tangerang melalui Kelompok Wanita Tani maupun kampung tematik.

“Embung yang telah terbangun kedepannya bakal ditata dan menjadi tempat wisata tematik juga bagi wilayah setempat karena kan areanya yang sangat luas,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pusat pengendali banjir yang sudah dibangun Pemkot Tangerang sejak tahun 2014 hingga sekarang mencapai 75 lokasi. Pembangunan yang dilaksanakan adalah dengan sembilan pusat pengendali banjir pada tahun 2014 dengan panjang 948 meter.

Lalu tahun pada tahun 2015 lalu kembali membangun lima pusat pengendali banjir. Memasuki tahun 2016, ada pembangunan 15 unit pusat pengendali banjir. Kemudian tahun 2017 lalu direalisasikan 18 unit pusat pengendali banjir.

“Pada tahun ini ditargetkan 28 unit pusat pengendali banjir bakal dibangun,” ungkapnya.

Tatang menambahkan, sementara, untuk kegiatan pembangunan pintu air yang sudah terbangun adalah delapan unit. Dan tahun ini ditargetkan enam pintu air dibangun.

“Lokasi yang menjadi pembangunan pintu air yaitu di Perum Wisma Tajur, Kelurahan Nambo Jaya, Perum Belendung, Bugel, Outlet Sistem Thamrin dan terakhir di Kecamatan Jatiuwung,” pungkasnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...