Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Penjelasan Gubernur Banten Terkait Makna Surat Edaran Sholat Lima Waktu

0 45

BANTEN,PenaMerdeka – Wahidin Halim (WH), Gubernur Banten mengeluarkan surat edaran soal Gerakan Berjamaah Shalat Fardhu Lima Waktu di Masjid, yang merupakan peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, khususnya bagi umat Muslim di Banten.

Surat bernomor 451/3132-Kesra/2018 tertanggal 30 Oktober 2018 itu berupa imbauan WH kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten dan merupakan penjabaran wujud nyata dari Visi Provinsi Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah.

Gerakan berjamaah shalat fardhu lima waktu di Masjid/Musholla/Langgar langsung disambut positif berbagai kalangan khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Banten.

“Kalau sedang rapat ataupun ada tamu, ajak sekalian tamu atau peserta Rapatnya untuk melakukan hal itu,” terang Wahidin kepada PenaMerdeka.com, Kamis (1/11/2018).

Kata WH, demikian pula saat sedang bekerja, khususnya di waktu dzuhur dan ashar, pimpinan unit kerja diimbau mengajak stafnya untuk menjalankan hal ini atau menunda segala aktifitas bekerja dan segera ke Masjid.

“Apabila sedang ada pelayanan diimabu untuk menyampaikannya dengan baik dan sopan kepada pemohon layanan. Begitu jika Shalat Shubuh, Maghrib atau Isya di komplek perumahan, dianjurkan berjamaah di Masjid karena dapat lebih mempererat tali silaturahmi antar tetangga,” tuturnya.

Sejak pertama dilantik menjadi Gubernur tahun 2017, WH memang seringkali meninggalkan rapat atau acara agar melaksanakan shalat berjamaah, biasanya ia tinggalkan tanpa ijin atau tanpa diketahui peserta rapat untuk ibadah.

Usai shalat berjamaah, ia kembali memasuki ruangan dan bergabung kembali. Demikian halnya saat tak ada kegiatan, WH selalu mengajak seluruh ajudan, humas, Walpri bahkan Patwal ke Masjid Raya Al-Bantani dengan menggunakan mobil listrik yang ia kendarai sendiri.

Hal serupa juga ia terapkan pula di Rumah Dinas Gubernur, di Jalan Ahmad Yani, Serang, dimana suasana Rumah Dinas boleh dikatakan menyerupai Pesantren.

Mushola Rumah Dinas terdapat jadwal petugas Adzan dan Imam, bahkan seringkali WH yang membangunkan staf yang masih tidur ketika memasuki waktu Shalat Shubuh untuk Berjamaah Shalat Fardhu Lima Waktu. (abdul)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...