Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Dianggap Mutasi Sepihak, SBN RSAB Demo RS Awal Bros Tangerang

0 291

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Puluhan Pekerja dari Serikat Buruh Nusantara Rumah Sakit Awal Bross (SBN RSAB) berunjuk rasa di depan gerbang RSAB Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas Kota Tangerang, Kamis (8/11/2018) kemarin.

Pada aksi tersebut, para demonstran menuntut ditariknya keputusan sepihak yang dikeluarkan pihak manajemen RSAB Tangerang.

Muhammad Abdurachman Koordinator aksi SBN RSAB mengatakan, sejatiya unjuk rasa dipicu sikap manajemen yang dianggap melakukan mutasi sepihak terhadap Sekretaris SBN Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Veranita Purba yang bekerja di RSAB Kota Tangerang ke RS Awal Bros Betang Pembalun, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pasalnya, RS yang ada di Kalimantan tersebut bukan termasuk cabang dan diluar kewenangan dari RSAB Tangerang.

“Mutasi yang dilakukan manajemen rumah sakit tidak sesuai prosedur, melainkan upaya pelemahan yang dilakukan pihak manajemen terhadap salah satu anggota serikat buruh yang kritis terhadap penyimpangan aturan ketenagakerjaan,” kata Abdurachman.

Selain mutasi, Abdurachman menuturkan, aksi ini juga mempertanyakan perihal RSAB Tangerang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak kepada tiga orang asisten perawat yang menjadi anggota SBN RSAB.

“Untuk tiga tenaga asisten perawat yang di-PHK alasan dari pihak menajemen rumah sakit putus kontrak, padahal dia sudah masuk tahun ketiga. Ketika kita mencoba minta surat kontraknya kepada pihak rumah sakit, manajemen tidak memberikan,” tuturnya.

Kemudian Abdurachman mengungkapkan, SBN RSAB Tangerang telah mengajukan perundingan untuk mengklarifikasi dan membahas tentang perselisihan, hak normatif pekerja, mutasi dan PHK sepihak yang dilakukan pihak manajemen.

Tetapi, Ia melanjutkan, pihak RS sengaja mengulur waktu tidak mau menanggapi aspirasi para pekerjanya.

“Bahkan sampai pengajuan Bipartit yang diusulkan oleh pengurus serikat pun, pihak manajemen RS enggan menanggapi. Sehingga, kawan-kawan buruh memutuskan untuk menggelar aksi unjuk rasa,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Abdurachman menegaskan, menuntut RSAB Tangerang untuk membatalkan mutasi terhadap Veranita Purba, dan meminta dipekerjakan kembali ketiga orang asisten perawat yang di PHK sepihak.

“Selain kedua tuntutan tersebut, kami dari SBN RSAB Tangerang menuntut diberikannya hak-hak normatif kepada seluruh pekerja, dan meminta pihak manajemen untuk melaksanakan program jam kerja sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003, serta diberikan kebebasan dalam berserikat,” pungkasnya. (hisyam/ari)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...