PKB Tuding Reuni 212 Kampanye Terselubung Pilpres, Gerindra: Murni Aspirasi

0 324

JAKARTA,PenaMerdeka – Menjelang pelaksanaan Pilpres 2018, digelar acara reuni 212, kubu Jokowi-Ma’ruf Amin menyebut langkah itu merupakan siasat kampanye Prabowo-Sandi. Meskipun tim pemenangan nomor urut 2 mengklaim murni aspirasi pergerakan umat muslim.

Muhaimin Iskandar Ketua Umum PKB bahlan menuding reuni 212 kampanye terselubung. Lalu akankah dilaporkan ke Bawaslu?

“Acaranya sih sudah berlangsung tertib. Kita lihat saja, saya anggap yang penting sudah berjalan tertib,” ucap pria yang kerap disapa Cak Imin usai menghadiri PKB Jabar festival di Gor Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (2/12/2018).

Diketahui dalam acara akbar itu Habib Rizieq Sihab sempat menyerukan kalimat 2019 ganti presiden kendati Bawaslu RI sempat melarang bahwa dalam setiap kegiatan menyerukan ucapan mengandung kebencian terhadap paslon capres dan cawapres.

Cak Imin sendiri ketika dikonfirmasi soal tersebut mengaku belum mengetahuinya. Hanya saja kata dia, yang terpenting rasa saling menghormati supaya nanti saat Pilpres dampak pasca pelaksanaan Pilpres semuanya menjaga kondusifitas.

“Selamat (reuni 212, red). Kita hormati dan kita saling menenggang rasa. Sudah sukses, selamat, semoga baik-baik semua,” ucapnya menegaskan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai seruan itu sebuah aspirasi. Fadli mengatakan bahwa ucapan Habib Riziq bukan sesuatu yang bisa masuk pelanggaran pemilu.

“Itu kan aspirasi Habib Rizieq, sah-sah saja. Saya kira sah, orang boleh berpendapat, kalau ada pendapat lain, ya silakan. Dan saya kira saya termasuk yang setuju dengan pendapat itu,” ujar Fadli di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

Fadli menilai aspirasi 2019 ganti presiden yang disampaikan imam besar FPI itu sah-sah saja. Dia pun meminta semua pihak tak naif menanggapi setiap aspirasi warga Indonesia. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...