Motor Custom Racikan Indonesia Juara di Jepang, Signal Produksi Builder Lokal Bersaing di Internasional

0 257

YOKOHAMA,PenaMerdeka – The Falcon karya Queenlekha Coppers dan Nda King adalah builder lokal yang unjuk karya di ajang 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018, Jepang, dan ternyata mendulang hasil positif.

Dikabarkan sebelumnya, dua dari delapan sepeda motor kustom yang dibawa rombongan Kustomfest Indonesia Attack 2018 sukses menyabet penghargaan bergengsi.

Banyak dari kalangan Builder tidak menyangka kalau di ajang bergensi itu kita dapat penghargaan, pasalnya di 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 tidak sedikit builder yang sudah teruji kemampuannya.

Diketahui, Nda King dengan motor kustom RG 545 yang meraih Mooneyes Cool Pick Award. Sementara The Falcon karya Queenlekha Coppers asal Yogyakarta mendapat FKC Mooneyes Pick Picks Award dan Mooneyes Cool Pick Award.

Bagi para pengrajin kustom Tanah Air raihan ini merupakan pelecut bahwa builder kita pun sejatinya tidak kelas ketimbang yang berasal dari lua negeri. Dan kedua penghargaan bukti kita mampu.

Director Kustomfest Lulut Wahyudi mengaku bangga karena upaya untuk mengenalkan dunia kustom dalam sektor otomotif mendapat atensi yang cukup baik dari pemerintah.

“Ini menjadi sebuah hal yang membanggakan karena negara hadir di samping kami. Ke depannya kami ingin duduk bersama membuat road map perkembangan dunia kustom kulture di Indonesia,” ucap Lulut dalam keterangan resminya, Selasa (4/12/2018).

Dengan begitu ucapan terima kasih untuk Bekraf harus diberikan lantaran yang telah membuka mata kita semua bahwa sub sektor ekonomi kreatif di bidang rancang bangun kendaraan menjadi salah satu andalan Indonesia di dunia.

“Capaian dua motor kustom di ajang internasional ini menjadi sinyal kuat yang menandaka karya builder anak bangsa telah mendapat pengakuan dari negara lain,” ucap Lulut.

Ia juga dalam kesempatan ini mengatakan, misi utama Kustomfest Indonesia Attack bukan mengincar kemenangan, tapi lebih ke bagaimana mengangkat kreatifitas dari keberagaman builder dala berkarya agar menjadi sebuat kekuatan di dunia internasional.

“Kami memberikan ruang mewadahi potensi yang dimilliki Indonesia untuk kemudian mengajak partisipasi berbagai pihak, termasuk juga pemerintah dalam mendukung kiprah mereka ke level yang lebih tunggi, level dunia,” ucap Lulut. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...