Ads Helmi Halim

Banjir Rob di Kawasan Pantai Banten, WH: Warga Tetap Tenang Tapi Waspada

0 595

BANTEN,PenaMerdeka – Gubernur Banten menghimbau kepada warga dan pengunjung di kawasan Pantai Anyer, Serang, Banten, tetap waspada menyusul adanya dugaan fenomena banjir rob, yakni naiknya  atau pasangnya air laut ke permukaan daratan.

“Semua warga tetap tenang. Ini bukan bencana tsunami, kalau ada yang menyebut tsunami itu kabar tidak bisa dipertanggung jawabkan. Itu hoax kalau ada menyebut tsunami karena gempa,” ucap Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), dikonfirmasi via telpon, Sabtu (22/12/2018) malam.

Menurutnya, kalau ada air yang naik atau pasang hingga ke permukaan pantai dan membanjiri hingga daratan melebihi bibir pantai itu tetap merupakan peristiwa alam. Diakui gubernur peristiwa itu juga terjadi karena aktivitas Gunung Krakatau yang sedang aktif.

Banjir rob, atau naiknya air laut terjadi pada saat-saat tertentu saja. Dan peristiwa banjir itu kerap terjadi jika memang wilayahnya lebih rendah dari pantai.

“Jadi itu fenomena alam rob air laut, terjadi biasanya pas bulan purnama datang. Ini kan kebetulan pas bulan purnama . Diawali ada rob air naik lalu surut,” ucap gubernur bergelar doktoral menjelaskan.

Lebih jauh kata WH, bencana tsunami muncul jika ada gempa. Namun demikian itu juga biasanya gempa yang berkekuatan di atas 7 skala richter.

“Menurut teori terjadinya tsunami jika terjadi gempa di kawasan laut tersebut hingga 7,3 skala richter. Tadi sore menurut laporan koordinasi ke saya memang sempat terjadi gempa 3,4 skala richter di wilayah Pandeglang. Menurut laporan tidak berpotensi tsunami,” tutupnya.

Meski begitu WH melanjutkan, semua warga dan pengunjung supaya lebih aman dan nyaman untuk meninggalkan lokasi. Tetap kita harus mewaspadai terjadinya fenomena air pasang yang tinggi dan mendadak ini.

“Semua warga di kawasan pantai serta pengunjung supaya meniggalkan tempat. Kita harus tetap wasapada,” tandasnya. (abdul)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...