Honda CRF1000L Africa Twin Editions Travel, Motor ‘Asoy’ Dikendarai di Jalan Tanah

0 260

HANOI,PenaMerdeka – Honda resmi malahirkan CRF1000L Africa Twin Editions Travel. Keluaran ini diperuntukan untuk dikendarai di jalan tanah, turing jarak jauh, berkendara jalan berliku dan lincah dikendarai di perkotaan.

CRF1000L Africa Twin secara keseluruhan adalah motor adventure tourer dilengkapi dengan mesin bertenaga dan sasis dinamis untuk menjelajah benua secara on atau off-road.

Motor ini disematkan mesin 998cc parallel-twin diambil dari pengalaman mesin balap off-road Honda dengan CRF250R/450R dan 4 katup Unicam head yang sama untuk menghadirkan dimensi keseluruhan yang compact.

Cast camshaft yang sangat ringan menggunakan material sama dengan keluaran CBR1000R, menggerakkan valve train dan dual busi yang menyalakan bahan bakar dengan udara di ruang bakar.

CRF1000L Africa Twin compact menghasilkan jarak terendah ke tanah sempurna, menjadi syarat untuk mesin adventure yang sebenarnya.

Sekaligus rangkaian komponen yang berperforma dinamis dan estetika. Pompa air radiator diletakkan didalam penutup kopling, pompa air radiator dan pompa oil yang digerakkan bersama poros balancer.

Untuk bagian sasis, CRF1000L Africa Twin terdapat 3 kunci utama pada model awal XRV750 yaitu performa saat off-road, kenyamanan saat turing dan kelincahan saat berkendara harian.

Fitur mode standar manual memudahkan pengendara untuk memilih menggunakan mode manual ataupun otomatik melalui tombol di sisi kiri setang kemudi.

Sementara, mode D menawarkan keseimbangan antara konsumsi bahan bakar dan kenyamanan berkendara, sedangkan, untuk mode S memberikan tambahan performa sport dengan tiga pilihan dari S1, S2 dan S3.

Dalam kondisi tertentu seperti berkendara dengan manuver di kecepatan yang rendah, DCT secara perlahan bakal melepaskan kopling untuk mengurangi efek dari pergerakan throttle secara cepat di sasis.

Tentu, DCT untuk model CRF1000L Africa Twin dilengkapi untuk dikendalikan di lingkungan adventure. Dengan G switch pada tiap mode berkendara, throttle dan ban belakang menyesuaikan transfer tenaga langsung dari mesin disesuaikan dengan kondisi off road yang diinginkan.

Fungsi baru dari DCT sistem hadir ini dalam saat mendeteksi kondisi menanjak. Saat menanjak, fungsi upshift menghambat untuk menahan rpm tinggi. Namun saat jalan menurun, downshifts muncul lebih awal untuk memungkinkan pengereman mesin yang lebih baik. (riri)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...