Murid Berkebutuhan Khusus Diduga Dianiaya Wali Kelasnya di Bekasi

0 250

BEKASI,PenaMerdeka – Seorang murid berkebutuhan khusus kelas III sekolah dasar (SD) khusus di wilayah Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, diduga dianiaya guru wali kelasnya.

Akibat kejadian itu, bocah laki-laki yang berinisial JMH (11) ini mengalami luka lebam pada bagian kaki kanan dan kirinya.

Sugih (43) orang tua murid mengatakan, dugaan penganiayaan terungkap saat dia curiga dengan tampilan betis sang anaknya berwarna merah dan membiru pada Kamis (7/2/2019) kemarin.

Awalnya, JMH enggan bercerita soal luka lebam yang ia alami. Namun saat ditanya berkali-kali dengan nada yang lembut dan pelan JMH bercerita soal dugaan penganiayaan itu.

Anaknya pun mengaku telah dicubit dan ditendang kakinya oleh wali kelas berinisial HR.

“Saya heran ada luka lebam biru dan merah di kaki. Tapi saat ditanya dia menjawab karena ditendang dan dicubit oleh wali kelas,” terang Sugih saat sitemui, Selasa (12/2/2019).

Sugih pun terkejut mendengar cerita sang anak. Keesokan Jumat (8/2/2019) kemarin, Sugih menyambangi sekolah JMH untuk meminta klarifikasi soal dugaan kekerasan itu.

Sugih menyatakan bahwa sesampainya di sekolah ia kecewa lantaran yang menemuinya guru bernama Ria sebagai perwakilan dari kepala sekolah.

Nahasnya, Sugih menunggu hingga Sabtu (9/2/2019) kemarin atau keesokan harinya, pihak sekolah belum kunjung memberikan klarifikasinya.

“Padahal saya ingin minta klarifikasi saja soal dugaan kekerasan yang dialami anak saya. Saya tidak minta ganti rugi karena ingin menyelesaikan secara kekeluargaan saja,” imbuhnya. (ewwy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...