Gerindra Ads

Polrestro Bekasi Kota Bakal Panggil Wali Murid dan Korban

0 262

BEKASI,PenaMerdeka – Pihak Polrestro Bekasi Kota membenarkan sudah menerima laporan dari orang tua JMH (11), siswa kelas III sekolah dasar (SD) berkebutuhan khusus yang diduga dianiaya wali kelasnya, Harry Mulyadi (40).

Seperti diberitakan sebelumnya, penganiayaan diduga lantaran masalah sepele, yaitu JMH lupa membawa buku pelajaran Matematika saat pelajaran berlangsung.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari.

Menurut Erna, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Bekasi Kota bakal memanggil kedua belah pihak untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Keterangan pelapor dan terlapor dibutuhkan untuk penyelidikan selanjutnya. Keduanya nanti kita panggil untuk diperiksa,” terang Erna saat ditemui di Bekasi, Selasa (12/2/2019).

Berdasarkan keterangan, siswa kelas III SD berkebutuhan khusus beriisial JMH diduga dianiaya wali kelasnya. Diduga penganiayaan terjadi karena siswa itu lupa membawa buku pelajaran Matematika.

Sekadar diketahui, Sugih (43), orang tua korban JMH melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota pada Sabtu 9 Februari 2019 kemarin.

Laporan itu dibuat bernomor LP/367/K/II/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota. Selain lantaran tidak adanya itikad baik dari pihak sekolah, orang tua korban melapor ke polisi itu karena dorongan dari keluarga maupun sekolah. (ewwy)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...